Api Misterius di Yogyakarta Itu Muncul 25 Kali
Jumat, 09 Okt 2015 08:48
Keresahan ini semakin kuat dirasakan keluarganya ketika beragam pandangan masyarakat justru menyebut bahwa penyebab kebakaran di rumah itu terkait dengan hal yang bersifat mistis. Hipotesis spekulatif itu seakan bergulir begitu saja hingga menghasilkan kesimpulan irasional.
"Memang terjadi di luar nalar. Kebakaran terjadi berkali-kali dan tercatat lebih dari 25 kali. Padahal di dalam rumah tidak ada benda maupun unsur api yang berpotensi menimbulkan kebakaran," kata Lugino, Kamis, 8 Oktober 2015.
Ia menceritakan kejadian aneh di rumahnya itu berawal pada Jumat, 18 September 2015. Saat itu istrinya sedang merumput bersama sudara dari adik dan kakaknya, Pardal (40) dan Ny Tukirah (55), yang kebetulan tinggal dalam satu kompleks.
Saat merumput di sebuah ladang dekat dengan sebuah luweng (mulut lorong sungai bawah tanah-red) istrinya melihat sebuah bayangan hitam menyeramkan. Lantaran takut, dia mengajak kedua saudaranya pulang.
Dalam perjalanan pulang, ia mendapat kabar bahwa sebagian rumahnya sedang terbakar. Mendengar kabar tersebut, ia pun bergegas pulang sambil emminta pertolongan warga untuk membantunya memadamkan api.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas PLN memutus jaringan dan instalasi listrik di rumahnya. Namun walau seluruh api di bagian rumah berhasil dipadamkan, mendadak api kembali muncul dan perlahan-lahan melumat almari pakaian di dalam rumah.
"Kami menduga api di lemari itu berasal dari sisa kebakaran yang belum berhasil dipadamkan. Tetapi begitu api yang membakar almari dipadamkan, kebakaran berpindah tempat. Beberapa lembar pakaian yang disimpan di almari lain juga terbakar," ungkap Lugino.
Api terus-menerus berpindah tempat. Dibantu para tetangga, seluruh barang seperti pakaian, almari gorden, daun jendela dan dan lain-lainnya dikeluarkan dari dalam rumah.
Namun, kata Lugino, walaupun di dalam rumah sudah tidak terdapat barang yang berpotensi menimbulkan kebakaran, api misterius tetap saja muncul.
"Kami menaruh daging di dalam rumah, tiba-tiba tas yang dipergunakan untuk menaruh daging terbakar. Selang sehari kemudian, kain sarung yang berada di sekitar rumah juga terbakar," imbuhnya.
Seperti diberitakan, rumah milik Ladino di Dusun Kwangen, Pacarejo, Semanu, tiba-tiba terbakar beberapa waktu lalu. Kemudian ketika warga melakukan pengajian pada akhir pekan lalu, api kembali muncul di atas rumah tersebut.
"Bukan hanya saya yang melihat bola api yang keluar ke atas rumah, tapi warga yang lain juga," tutur Samari, tetangga Ladino beberapa waktu lalu.
Harga Cabai Naik di Pasar Bengkalis, Ayam Potong dan Kampung Malah Turun
BENGKALIS - Harga cabai merah di pasar Terubuk Bengkalis kembali mengalami kenaikan.Sejak tiga hari terakhir cabai merah di jual pedagang Pasar Terubuk kisaran Rp 40 ribu perkilogramnya.Bahkan kenaika
Benarkah Makan Buah Apel Bisa Bikin Kurus?
JAKARTA - Benarkah makan buah apel bisa bikin kurus? Yuk simak jawabannya. Di balik tampilan buah apel yang biasa, terdapat manfaat besar yang bisa didapat oleh tubuh, salah satunya dalam penurunan be
Dokter Internship Meninggal, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit
JAKARTA - Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) mendesak adanya audit dan pembentukan tim audit terkait kasus meninggalnya dokter internship.Salah satu kasus terbarunya adalah kepergian dr.
Waspada Heatstroke Saat Haji, Dokter Ingatkan Bahaya Suhu 40 Derajat Celsius
Madinah - Cuaca panas ekstrem mulai menjadi perhatian serius bagi jemaah haji Indonesia. Suhu siang hingga sore hari mendekati musim haji diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius. Suhu ekstrem ini men
Kronologi dan Modus Pengasuh Pondok Pesantren di Pati Cabuli Puluhan Santriwati
Kasus asusila ini terungkap saat Ali Yusron sebagai pengacara salah satu korban, membongkar modus terduga pelaku yang tega mencabuli puluhan santriwati. Ali menyebut bahwa terduga kiai cabul awalnya m