Jumat, 26 Jun 2026

Api Misterius di Yogyakarta Itu Muncul 25 Kali

Jumat, 09 Okt 2015 08:48
krjogja
Khawatir terbakar api misterius, Ladino mengeluarkan sejumlah barang miliknya dari rumah
YOGYAKARTA - Tiga pekan sudah keluarga dari pasangan Ladino (50) dan Ny Tugiyah (50), warga Kwangen Lor, Kwangen, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, DIY, bingung dan resah atas kemunculan api misterius yang membakar rumah serta sejumlah perabotan miliknya.

Keresahan ini semakin kuat dirasakan keluarganya ketika beragam pandangan masyarakat justru menyebut bahwa penyebab kebakaran di rumah itu terkait dengan hal yang bersifat mistis. Hipotesis spekulatif itu seakan bergulir begitu saja hingga menghasilkan kesimpulan irasional.

"Memang terjadi di luar nalar. Kebakaran terjadi berkali-kali dan tercatat lebih dari 25 kali. Padahal di dalam rumah tidak ada benda maupun unsur api yang berpotensi menimbulkan kebakaran," kata Lugino, Kamis, 8 Oktober 2015.

Ia menceritakan kejadian aneh di rumahnya itu berawal pada Jumat, 18 September 2015. Saat itu istrinya sedang merumput bersama sudara dari adik dan kakaknya, Pardal (40) dan Ny Tukirah (55), yang kebetulan tinggal dalam satu kompleks.

Saat merumput di sebuah ladang dekat dengan sebuah luweng (mulut lorong sungai bawah tanah-red) istrinya melihat sebuah bayangan hitam menyeramkan. Lantaran takut, dia mengajak kedua saudaranya pulang.

Dalam perjalanan pulang, ia mendapat kabar bahwa sebagian rumahnya sedang terbakar. Mendengar kabar tersebut, ia pun bergegas pulang sambil emminta pertolongan warga untuk membantunya memadamkan api.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas PLN memutus jaringan dan instalasi listrik di rumahnya. Namun walau seluruh api di bagian rumah berhasil dipadamkan, mendadak api kembali muncul dan perlahan-lahan melumat almari pakaian di dalam rumah.

"Kami menduga api di lemari itu berasal dari sisa kebakaran yang belum berhasil dipadamkan. Tetapi begitu api yang membakar almari dipadamkan, kebakaran berpindah tempat. Beberapa lembar pakaian yang disimpan di almari lain juga terbakar," ungkap Lugino.

Api terus-menerus berpindah tempat. Dibantu para tetangga, seluruh barang seperti pakaian, almari gorden, daun jendela dan dan lain-lainnya dikeluarkan dari dalam rumah.

Namun, kata Lugino, walaupun di dalam rumah sudah tidak terdapat barang yang berpotensi menimbulkan kebakaran, api misterius tetap saja muncul.

"Kami menaruh daging di dalam rumah, tiba-tiba tas yang dipergunakan untuk menaruh daging terbakar. Selang sehari kemudian, kain sarung yang berada di sekitar rumah juga terbakar," imbuhnya.

Seperti diberitakan, rumah milik Ladino di Dusun Kwangen, Pacarejo, Semanu, tiba-tiba terbakar beberapa waktu lalu. Kemudian ketika warga melakukan pengajian pada akhir pekan lalu, api kembali muncul di atas rumah tersebut.

"Bukan hanya saya yang melihat bola api yang keluar ke atas rumah, tapi warga yang lain juga," tutur Samari, tetangga Ladino beberapa waktu lalu.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:34

    Pria di Pekanbaru Ditangkap Usai Bayar Pembelian iPhone Pakai Bukti QRIS Palsu,Sudah 10 Kali Beraksi

    PEKANBARU - Tim Unit Reskrim Polsek Binawidya, membekuk seorang pria yang diduga menjadi spesialis penipuan dengan modus menggunakan bukti transfer dan QRIS palsu saat berbelanja di sejumlah toko di K

  • Jumat, 26 Jun 2026 13:52

    Gerbong Mutasi Polri Bergerak, Sejumlah Pejabat Utama Polda Riau Resmi Berganti

    PEKANBARU - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia kembali merotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan Kepolisian Daerah Riau, Jumat (26/6/2026).Berdasarkan surat telegram

  • Jumat, 26 Jun 2026 13:49

    Serbuk Sorgum Ternyata Jadi Sumber Energi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap

    PPT PLN Indonesia Power (PLN IP) memanfaatkan biomassa berupa serbuk sorgum yang dihasilkan oleh masyarakat sebagai campuran bahan bakar (co-firing) batu bara di PLTU Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.Direkt

  • Jumat, 26 Jun 2026 13:47

    Dendam Berujung Pembacokan, Pemuda di Makassar Serang Mahasiswa

    Tim Opsnal Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Panakkukang menangkap AF (18), pelaku pembacokan terhadap seorang mahasiswa di Jalan Maccini Raya, Kelurahan Sinrijala, Makassar. Berdasarkan hasil pemeri

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.