Selasa, 30 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Dampak Banjir, Jalintas Sontang-Duri Rusak Parah Bagai Kubangan Kerbau

Nusantara

Dampak Banjir, Jalintas Sontang-Duri Rusak Parah Bagai Kubangan Kerbau

Laporan : Fahrin Waruwu
Jumat, 26 Feb 2016 10:32
Fahrin Waruwu
Kondisi jalan Sontang-Duri dan saat alat berat menarik mobil agar tidak terpuruk. Kamis 25/2/2016 sore.

ROKANHULU-Dampak banjir belum lama ini, membuat kurang lebih Satu (1) Km Jalan lintas provinsi Riau yang menghubungkan Kabupaten Rohul-Bengkalis tepat di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam menuju ke Duri sudah bertahun-tahun dan sepertinya perbaikan jalan tersebut belum ada yang peduli baik Pemerintah Provinisi Riau dan Kabupaten Rohul, sudah bagaikan kubangan kerbau sementara jalan itu merupakan akses perokonomian masyarakat

Terpantau awak media di lokasi jalan Manajemen PT.Graha, dan PT. Bina Daya Bintana (BDB  menyediakan 2 alat berat, untuk membantu mobil pribadi dan mobil angkutan yang melintas di jalan lintas provinsi tersebut.

"Kami hanya bisa berikan bantuan alat berat, selain perbaikan jalan ini, juga membantu menarik mobil masyarakat yang lewat agar yang lainnya bisa lewat," kata salah satu operator alat beratnya.

Menurut Marpaung mengaku sudah seharian terjebak akibat Kerusakan jalan lintas provinsi tersebut dan kerusakan sudah lama terjadi, jalannya kerap terjadi putus akibat tergenang air saat banjir datang bila musim hujan. Membuat tak bisa dilintasi kendaraan roda empat maupun sepeda motor.

"Kita heran, akses jalan hanya satu-satunya menghubungkan Sontang-Duri, namun jalan tidak juga pernah bagus. Saat hujan deras atau air Sungai Rokan meluap, maka akses jalan tertutup banjir yang dalamnya bisa 50 cm hingga 1,5 meter. Jalan yang ada sekitaran belasan kilo meter, kini sudah rusak parah dan  sulit dilalui," jelas Marpaung salah seorang warga Sontang, yang juga supir mobil pengangkut TBS Kamis (25/2/2016).

Bukan hanya berlubang, kondisi jalan yang berlumpur membuat akses jalan sulit dilalui apalagi bagi pengendara sepeda motor. Seperti mobil, kerap terjebak di jalan rusak dan berlubang, sehingga terkadang harus ditarik kendaraan agar bisa keluar dari jalan rusak.

"Kami kerap keluhkan permasalahan jalan ini pak, namun tidak satupun yang gubris. Dampaknya kini, dirasakan banyak masyarakat. Padahal akses Jalan Sontang-Duri setiap harinya selalu ramai dilintasi. Apalagi warga Sontang yang buka usaha kedai kerap belanja ke Duri, karena jaraknya lebih dekat ketimbang harus ke Pasirpangarian. Namun dengan kondisi jalan yang sudah bertahun-tahun rusak parah, menyebabkan kegiatan masyarakat sulit sekali. Apalagi saat banjir, kerap jalan tersebut terputus dan tidak bisa dilalui hingga berbulan-bulan," pungkas mereka para supir mobil. (fah)


Nusantara
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor