Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Danguskamla Koarmada I : Operasi Penanganan Tumpahan Minyak di Kepri Harus Sinergis

Nusantara

Danguskamla Koarmada I : Operasi Penanganan Tumpahan Minyak di Kepri Harus Sinergis

admin
Rabu, 26 Feb 2020 18:49
(Foto: Hms Bakamla RI)
BATAM-Modus operandi pelaku pembuangan limbah dipengaruhi oleh situasi di laut yang sangat dinamis, dimana dilakukan oleh kapal-kapal yang sedang bergerak/berlayar, sehingga sulit terdeteksi karena terjadi di lokasi yang jauh dari pantauan.

“Operasi oil spill atau tumpahan minyak ini memerlukan sinergitas, kerahasiaan, kecepatan penyampaian sharing info dan penindakan,” kata Danguskamla Koarmada I Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T. pada rapat koordinasi membahas tentang tumpahan oil spill di kawasan Bintan, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, bertempat di Graha Kepri Batam, Selasa (25/2/2020).

Danguskamla Koarmada I juga menyampaikan beberapa hal antara lain yakni Guskamla Koarmada I sebagai Kolakops Koarmada I telah menggelar Operasi Pamtas RI SIN sekaligus melaksanakan pemantauanoil spill.  “Penegakan hukum yang tegas telah dilaksanakan dengan penangkapan sejumlah kapal-kapal asing di Tanjung Berakit yang sedang lego tanpa ijin adalah salah satu bukti keseriusan TNI AL dalam penegakan hukum di laut,” ungkapnya.

Menurutnya, dibutuhkan informasi yang pasti dan cepat dari hasil pantauan satelit oil spill agar dapat dianalisa terhadap AIS kapal pembuang limbah untuk secepatnya diteruskan ke petugas sebelum pelaku meninggalkan yurisdiksi nasional. “Di lokasi yang sering terjadi pembuangan limbah hendaknya dipasang radar oil spill surveillance di perairan Tanjung Berakit,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten Departemen Lingkungan dan Kebencanaan Maritim Bapak Sahat Manaor Panggabean selaku pimpinan rapat menyampaikan pokok permasalahan bahwa tumpahan minyak di sepanjang Pantai Lagoi sudah terjadi sejak tahun 1973 tanpa ada solusi yang jelas.

Sejumlah operasi telah dilaksanakan namun belum ada hasil yang signifikan terkesan tidak ada keseriusan dalam penanganan oil spilldan operasi berikutnya berdasarkan info intelijen yang akurat (rls/jon)
Bakamla RIOperasi Tumpahan Minyak
Berita Terkait
  • Senin, 09 Mar 2020 07:25

    Nelayan Natuna Dukung Keputusan Kepala Bakamla

    Natuna- Bakamla RI (Indonesian Coast Guard) Para Nelayan Natuna, Kepulauan Riau akhirnya sepakat dan mendukung keputusan Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., t

  • Minggu, 08 Mar 2020 20:12

    Kepala Bakamla Melakukan Kunjungan Kerja di Natuna

    Natuna-Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (7/3/2020) Menggunakan pesawat p

  • Rabu, 04 Mar 2020 20:42

    Kepala Bakamla RI Courtessy Call Kepada Sekjen Kemhan

    JAKARTA-Setelah sehari sebelumnya melaksanakan Courtessy Call kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., kembali mel

  • Sabtu, 29 Feb 2020 21:24

    Kepala Bakamla RI Courtessy Call kepada Menteri PUPR

    JAKARTA-Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., melaksanakan Courtesy Call kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono di Gedung Utama PUPR , J

  • Rabu, 26 Feb 2020 18:47

    Bakamla RI Finalisasi PKS dengan PSDKP KKP

    JAKARTA- Dalam rangka menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara Bakamla RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah ditanda tangani pada 18 Oktober 2019, dilaksanakanlah Rapat Pembahasan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.