Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Dinas Kesehatan Kuansing Riau Ternyata Belum Kirimkan Usulan Honor Nakes Covid-19 ke Pusat

Dinas Kesehatan Kuansing Riau Ternyata Belum Kirimkan Usulan Honor Nakes Covid-19 ke Pusat

admin
Senin, 04 Mei 2020 14:06
Plt Kepala Dinkes Kuansing, Helmi Ruspandi sekaligus sebagai Juru Bicara Pemkab Kuansing untuk Covid-19.
TELUK KUANTAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuansing ternyata hingga kini belum mengirimkan usulan honor tenaga kesehatan (Nakes) ke pemerintah pusat.

Ini pula menjadi penyebab sejumlah Nakes di Kuansing belum terima honor penanganan Covid-19.

"Sebenarnya sudah kita usulkan, namun dengan berbagai pertimbangan waktu itu diminta untuk ditunda dulu," kata Plt kepala Dinkes Kuansing, Helmi Ruspandi, SSos, Senin (4/5/2020).

Alur honor Nakes untuk penanganan covid-19 ini yakni Dinkes mengajukan usulan kepada Tim Verifikasi Kemenkes (Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM Kesehatan).

Setelah itu, tim verifikator akan menyampaikan rekomendasi atau hasil verifikasi kepada Kemenkeu.

Kemenkeu akan meneliti ulang kemudian dana insentif Nakes akan disalurkan dari RKUN (Rekening Kas Umum Negara) ke RKUD (Rekening Kas Umum Daerah). Selanjutnya akan dikirimkan ke rekening Nakes penerima.

Helmi Ruspandi belum bisa memastikan kapan pihaknya akan mengirimkan usulan honor Nakes ke pusat. Ia mengatakan pihaknya menunggu petunjuk teknis (Juknis).

"Masih menunggu juknisnya," ucapnya.

Sebelumnya, dr Amelia Nasrin, seorang dokter di RSUD Teluk Kuantan mengatakan pihaknya belum ada menerima honor penanganan covid-19.

dr Amelia sendiri juga menjadi juru bicara penanganan covid-19 di Kuansing.

RSUD Teluk Kuantan menjadi satu-satunya rumah sakit di Kuansing yang menjadi rujukan penanganan covid-19.

Seperti diketahui, RSUD Teluk Kuantan mengusulkan honor untuk dokter penanggungjawab covid-19 sebesar Rp 15 juta per bulan dimana ada lima dokter di kategori ini.

Untuk dokter jaga, RSUD Teluk Kuantan mengajukan honor sebesar Rp 10 juta per bulan dimana ada lima dokter di kategori ini.

Honor perawat diajukan Rp 7,5 juta per bulan dimana ada 9 perawat di kategori ini. Tenaga analisis dan radiologi juga mendapat honor yakni sebesar Rp 5 juta per orang per bulan.

Di Kuansing sendiri, sejauh ini belum ada kasus positif covid-19. Hanya saja, sebanyak 15 orang ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dimana ada empat PDP yang meninggal, dan tiga PDP saat ini dirawat di RSUD Teluk Kuantan dan sisanya sudah sembuh.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, Hendra AP, MSi mengatakan honor tenaga kesehatan (Nakes) di Kuansing, Riau berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tambahan. 

Sehingga honor Nakes tidak membebani anggaran penanganan covid-19 di Pemkab Kuansing.

"Anggaran honor Nakes untuk penanganan covid-19 pakai BOK tambahan. Anggarannya di pusat," kata Hendra AP MSi.

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.