Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Sungai Subayang Meluap, Ratusan Rumah di Gema dan Kuntu Terendam Banjir

Sungai Subayang Meluap, Ratusan Rumah di Gema dan Kuntu Terendam Banjir

admin
Rabu, 08 Jul 2020 15:51
Kondisi rumah warga terendam banjir sedalam pinggang. Foto: riaupos.co/warga
KAMPAR KIRI HULU - Hujan lebat yang melanda sejumlah wilayah Kampar Kiri Hulu dua hari terakhir menyebabkan Sungai Subayang meluap. 

Banjir pertama menyapu sejumlah desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Selasa (7/7/2020). 

Sejumlah warga yang bermukim di tepian sungai sejak pagi sempat menyelamatkan harta benda ke tempat yang lebih tinggi.

Camat Kampar Kiri Hulu Dasril sebagaimana kami himpun dari riaupos.co, mengatakan, ada ratusan rumah terdampak akibat hujan lebat yang melanda kawasan hulu Sungai Subayang tersebut sehari sebelumnya. 

Air langsung naik ke permukiman warga sejak pukul 06.00 WIB. Ada sejumlah desa mengalami genangan cukup parah.

"Beberapa desa seperti Tanjung Belit, Bukit Betung, dan Gema cukup terdampak. Namun sore ini (kemarin, red) sudah berangsur surut. Kalau kondisinya tidak ada lagi hujan, biasanya banjirnya hanya lewat, beberapa jam atau menjelang sore sudah surut," sebut Dasril.

Dasril cuma mengkhawatirkan sejumlah desa yang ada di bagian hilir. Terutama akses jalan menuju ibu kota Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang bakal ikut terdampak. 

Bila itu terjadi, akses darat langsung putus. Kondisi ini dibenarkan Kepala Desa Kuntu Hasril. 

Kepada Riau Pos Hasril mengatakan, sebagian besar permukiman warga di Desa Kuntu sudah mulai terendam sejak siang hari.

"Kalau rumah-rumah yang di pinggiran sungai, sekitar pukul 10.00 WIB air sudah masuk ke rumah. Banyak masyarakat sudah mengungsi sejak pagi. Tapi air terus naik, pukul 15.30 WIB atau sekitar setelah Salat Asar sudah seluruh rumah warga di sini tenggelam. Bahkan, rumah saya yang cukup tinggi sudah masuk air sekarang (sore kemarin, red)," sebut Hasril.

Menurut Hasril, hingga pukul 17.45 WIB luapan air Sungai Subayang di Kuntu belum memperlihatkan bakal surut. Namun kenaikan air sungai ke permukiman warga tidak selaju pada siang hingga sore kemarin.

Bila tidak ada hujan, dia memperkirakan pagi air sudah surut secara menyeluruh.
Sumber: Riausky.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.