Waspadai Karlahut, Danrem 031/Wirabima Himbau Prajuritnya Tingkatkan Patroli di Riau
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Selasa, 01 Mar 2016 12:35
PEKANBARU – Danrem 031/WIrabima Brigjen TNI Nurendi, M.Si (Han) menghimbau para Dandim di Jajaran Korem 031/Wirabima untuk memantau wilayahnya yang rawan terjadi kebakaran lahan dan hutan (Karlahut).
Menurutnya, munculnya jumlah titik api di Riau ini, diharapkan Masyarakat harus waspada, agar bencana kabut asap tahun lalu tidak terulang.
"Kita terus berkoordinasi dan sudah meminta Kabupaten dan Kota khususnya para Dandim yang ada di wilayah Riau untuk menjaga serta memantau wilayahnya yang rawan terjadi kebakaran lahan," ujar Danrem. Selasa 1/3 di Pekanbaru
Danrem juga meminta kepada Babinsa di wilayah, untuk terus tingkatkan patroli Karlahut dan giatkan sosialisasi Karlahut kepada Masyarakat khususnya yang mempunyai lahan agar tidak membakar lahan karena sangat berdampak buruk terhadap lingkungan. (ded/rls)
Nusantara
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie