Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Olahraga
  • Demi Ekonomi Rakyat, Pembekuan PSSI Harus Dicabut

SEPAKBOLA

Demi Ekonomi Rakyat, Pembekuan PSSI Harus Dicabut

Selasa, 13 Okt 2015 14:38
Koran SINDO
Penjualan souvenir
JAKARTA – Piala Presiden 2015 menajadi oase bagi pecinta sepakbola di Indonesia setelah PSSI dibekukan oleh Federasi Sepakbola Internasional (FIFA). Pembekuan yang dilakukan FIFA membuat industri sepakbola di Indonesia berhenti total. Banyak pihak dirugikan atas pembekuan tersebut.

Beberapa klub di Indonesia terpaksa ditinggal sponsor karena tidak mengikuti kompetisi. Hilangnya sponsor membuat beberapa pemain sepakbola tidak mendapatkan gaji. Tidak mengherankan banyak pemain bola yang mendadak alih profesi akibat pembekuan tersebut.

Tidak hanya di level klub, para penggemar pun juga merasa dirugikan atas pembekuan tersebut. Salah satunya adalah penggemar Persib Bandung yang bergabung dalam grup Bomber. Berhentinya kompetisi nasional membuat penjualan macrhandise klub berhenti.

"Waktu liga dihentikan penjualan marchendise dan aksesori berhenti. Tapi begitu Piala Presiden bergulir penjualan kami menjadi bergerak lagi," ujar ketua Bomber, Asep Abdul, saat diwawancarai Okezone, Selasa (13/10/2015).

Menurut Asep, kompetisi sepakbola bisa mendongkrak perekonomian rakyat. Jika kompetisi tidak dijalankan karena FIFA dibekukan maka yang terkena dampaknya adalah rakyat.

"Kami sih berharap (pembekuan PSSI) dicabut. Masalah polemik memang masalah yang diatas. Yang terpenting kami ingin liga kembali bergulir karena bisa mendongkrak perekonomian," tandasnya.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membekukan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 18 April 2015. Hal itu terlampir dalam Keputusan Menpora Nomor 0137 Tahun 2015 yang sudah ditandatangani Menpora Imam Nahrawi. Intervensi pemerintah membuat FIFA menjatuhkan sanksi kepada PSSI.

(okezone.com)
Olahraga
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.