Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Olahraga
  • Loris Reggiani: Marquez Harus Minta Maaf atas Insiden 2015

Olahraga

Loris Reggiani: Marquez Harus Minta Maaf atas Insiden 2015

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 08:55
Berita satu.com
Mantan pembalap MotoGP asal Italia, Loris Reggiani, menyerukan agar Marc Marquez menyampaikan permintaan maaf kepada dunia balap motor dan para penggemarnya atas kontroversi besar yang terjadi pada musim 2015 lalu, terutama terkait perseteruannya dengan Valentino Rossi.

Meskipun hampir satu dekade telah berlalu, insiden pada musim MotoGP 2015 tetap menjadi topik hangat. Saat itu, Rossi menuding Marquez sengaja mengganggu peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia demi membantu Jorge Lorenzo, rekan senegara Marquez.

Tudingan tersebut muncul setelah Rossi mencurigai perubahan ritme lap Marquez pada Grand Prix Australia. Marquez memang memenangi balapan tersebut, tetapi finis di depan Lorenzo, yang tengah bersaing ketat dengan Rossi dalam klasemen kejuaraan.

Ketegangan memuncak di Malaysia, ketika Rossi dan Marquez terlibat benturan. Akibat insiden tersebut, Rossi dijatuhi sanksi start dari posisi paling belakang pada seri penutup di Valencia. Akhirnya, gelar juara dunia jatuh ke tangan Lorenzo, sedangkan Rossi harus puas di posisi kedua.

Sejak itu, sebagian penggemar MotoGP, khususnya di Italia, masih menyalahkan Marquez atas kegagalan Rossi. Bahkan, Marquez masih mendapat cemoohan di beberapa seri balapan di Italia, termasuk di Mugello tahun ini, meski sempat dibela oleh pihak Ducati.

Dalam wawancara bersama Fanpage, Reggiani yang sempat tampil di kelas utama MotoGP pada 1994 dan 1995, menyatakan bahwa sudah saatnya Marquez mengakui kesalahannya.

“Aku juga dulu penggemarnya. Bahkan aku lebih suka dia dibanding Valentino. Aku sangat kagum pada bakat luar biasanya saat baru naik ke MotoGP dan langsung menunjukkan kualitas,” kata Reggiani.

“Namun, Marquez sebagai pribadi, sudah kehilangan banyak hal. Menurutku, jika ia masih dicemooh, ia seharusnya meminta maaf, meskipun sudah 10 tahun berlalu. Minta maaf kepada dunia balap motor dan para penggemar,” dia menambahkan.

Menariknya, Reggiani tidak menjelaskan secara spesifik hal apa yang harus Marquez minta maafkan. Dalam kesempatan yang sama, Reggiani juga berpendapat, Rossi sebenarnya lebih layak menjadi juara dunia 2015 ketimbang Lorenzo.

“Dia (Rossi) memimpin klasemen sejak awal musim hingga jelang akhir. Lorenzo memang menang lebih banyak, tetapi Rossi tampil lebih konsisten,” papar Reggiani.

“Dan Jorge juga terlibat dalam permainan itu, dia sendiri mengakuinya setelah Valencia. Jika tiga balapan terakhir itu berjalan normal, aku yakin Rossi akan menjadi juara dunia pada usia 36 tahun,” katanya lagi.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Olahraga
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.