BULUTANGKIS
Satu-satunya Tunggal Putra di Semifinal
Sabtu, 28 Nov 2015 09:41
Ihsan yang sudah unggul 16-10 di set pertama, terpaksa menyerah karena bermain dibawah tekanan lawan. Ihsan mengaku tidak dapat mengeluarkan serangan-serangan yang selama ini menjadi andalannya.
"Saya hanya bermain defense saja, tidak dapat menyerang. Lawan saya yang posturnya tinggi, serangannya tajam sekali. Padahal saya sudah unggul, tetapi saya terus dibawah tekanan," ujar Ihsan soal set pertama, mengutip situs resmi PBSI, Sabtu (28/11/2015).
"Pada set kedua saya melihat ada kesempatan dan saya pikir, saya punya peluang ke semifinal. Saya juga merasa lebih unggul dari segi stamina. Di set ketiga dia terlihat sudah habis dan saya sudah tahu harus menerapkan permainan seperti apa," tambahnya.
Menang di set kedua, Ihsan mengaku seperti mendapat suntikan semangat lebih. Unggul jauh hingga 11-3 di interval set ketiga, pebulutangkis 20 tahun itu semakin tidak terkejar. Prannoy pun terlihat putus asa dan melakukan unforced errors, serangan-serangan yang menjadi andalannya di game pertama, kini dapat dikembalikan dengan baik oleh Ihsan. Game penentuan pun akhirnya direbut Ihsan 21-11.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T