Rabu, 17 Jun 2026
Timnas Iran Diperintahkan Tinggalkan AS Usai Laga Perdana Piala Dunia, Langsung Kembali ke Meksiko
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 17 Jun 2026 08:52
Tim nasional sepak bola Iran diperintahkan meninggalkan Amerika Serikat sesegera mungkin setelah laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru pada Senin (15/6) malam, meski sebelumnya dijadwalkan menginap di Los Angeles.
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei mengatakan, timnya diperintahkan keluar dari Amerika Serikat dan kembali ke pusat latihan mereka di Tijuana, Meksiko, hanya beberapa jam setelah membuka turnamen yang sarat nuansa politik dengan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada Senin (15/6) malam.
Ghalenoei tidak menjelaskan siapa pihak yang memerintahkan tim Iran untuk meninggalkan AS lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Sebelumnya, skuad Iran berencana menghabiskan malam di Los Angeles guna memaksimalkan proses pemulihan fisik yang lazim dilakukan setelah pertandingan perdana.
Namun, seusai pertandingan, tim diberi tahu bahwa seluruh rombongan harus segera naik pesawat untuk menempuh perjalanan sekitar 140 mil (225 kilometer) kembali ke Tijuana, yang menjadi basis latihan mereka selama turnamen berlangsung.
"Mereka bahkan tidak memberi kami waktu untuk pemulihan," kata Amir Ghalenoei melalui seorang penerjemah sebagaimana dilansir dari Foxnews, Rabu (17/6).
"Setelah pertandingan hari ini, mereka mengatakan kepada kami, 'Kalian harus segera pergi.' Bagi kami, waktu pemulihan sangat penting. Namun, kami justru diminta langsung naik pesawat dan kembali ke kamp latihan di Tijuana. Kami benar-benar merasa terganggu dengan situasi ini," ujar Amir.
Tempuh Lima Jam Perjalanan
Sementara itu, kapten Iran, Mehdi Taremi mengungkapkan bahwa timnya harus menjalani sekitar lima jam perjalanan dan pemeriksaan keamanan saat berangkat dari Tijuana menuju kawasan Los Angeles pada Minggu.
Menurut Taremi, perjalanan yang biasanya berlangsung singkat tersebut menjadi jauh lebih lama akibat prosedur perjalanan dan pemeriksaan keamanan yang ketat.
"Sejujurnya, kami tidak tahu mengapa kami harus dipulangkan kembali," kata Taremi.
"Menurut saya, ini sangat aneh. Seolah-olah ada pihak lain yang mengatur semua rencana untuk kami. Keputusan-keputusan yang menyangkut tim kami dibuat oleh pihak lain. Kami seharusnya tiba dua malam sebelum pertandingan dan dijadwalkan menginap malam ini untuk menjalani proses pemulihan sebelum kembali besok siang. Kami benar-benar tidak tahu alasannya," kata dia.
FIFA Diminta Turun Tangan
Taremi meminta FIFA untuk memberikan bantuan tambahan kepada timnya.
"Saya pikir FIFA harus membantu kami lebih dari ini. ... Sejujurnya, bagi kami semuanya terasa seperti sebuah bencana," ujar Taremi.
Timnas Iran masih memiliki dua pertandingan tersisa di fase grup FIFA World Cup 2026. Mereka dijadwalkan menghadapi Belgium national football team di Inglewood pada Minggu, sebelum melanjutkan perjalanan ke Seattle untuk menghadapi Egypt national football team pekan depan.
Keluhan Taremi menambah sorotan terhadap situasi yang dihadapi Timnas Iran selama mengikuti Piala Dunia, setelah mereka diperintahkan meninggalkan Amerika Serikat segera usai pertandingan pembuka dan kembali ke kamp latihan di Meksiko.
Sementara itu, beberapa ratus warga keturunan Iran di Amerika Serikat menggelar aksi protes terhadap pemerintah Iran di luar stadion. Di dalam stadion, banyak suporter dari komunitas diaspora Iran mencemooh dan membelakangi lapangan saat lagu kebangsaan Iran dikumandangkan.
Puluhan simbol Singa dan Matahari (Lion and Sun) â€" yang merupakan elemen utama bendera resmi Iran sebelum Revolusi 1979 â€" terlihat dibawa dan dipamerkan oleh para penonton. Simbol tersebut tetap muncul di tribun meskipun FIFA berupaya membatasi keberadaannya di arena pertandingan.
Selain itu, puluhan suporter lainnya mengenakan kaus bergambar lambang Singa dan Matahari sebagai bentuk ekspresi identitas dan dukungan mereka.(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/bolasport/timnas-iran-diperintahkan-tinggalkan-as-usai-laga-perdana-piala-dunia-langsung-kembali-ke-meksiko-584010-mvk.html?page=3
komentar Pembaca