Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • 446 SKD Bodong di PPDB Jateng, Gubernur Ganjar: Ada Saksi Palsu

Pendidikan

446 SKD Bodong di PPDB Jateng, Gubernur Ganjar: Ada Saksi Palsu

Rabu, 10 Jul 2019 11:38
Detik.com
Ganjar Pranowo
SEMARANG - Pengguna Surat Keterangan Domisili (SKD) yang tidak sesuai untuk PPDB SMA Negeri di Jawa Tengah mencapai 446 kasus. Bahkan ada orang tua yang meminta seorang warga berbohong sebagai saksi terkait SKD yang diajukan.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, kepada wartawan saat menghadiri HUT Bhayangkara di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Rabu (10/7/2019).

Ganjar mengatakan sebelumnya tercatat 444 SKD tidak sesuai. Setelah sistem dikunci ternyata terungkap ada 2 lagi lainnya yang terpaksa harus didiskualifikasi. "Yang dua itu setelah close, kita telepon orang tuanya ternyata tidak sesuai dan harus didiskualifikasi," kata Ganjar, Rabu (10/7/2019).

Ganjar menjelaskan, 444 pengguna SKD tidak sesuai atau palsu yang sebelumnya terungkap masih bisa dikembalikan ke jalur yang sesuai karena pendaftaran belum ditutup. Namun untuk 2 yang terakhir memang harus dilakukan tindakan tegas sesuai aturan.

Bahkan salah satu dari yang didiskualifikasi tersebut ketahuan karena ada warga Kendal yang berusaha meminta maaf. Dia mengaku sebelumnya diminta salah satu orang tua pendaftar untuk mengakui SKD yang diajukan asli, padahal tidak.

"Jadi salah satu (warga) itu dikondisikan, 'kamu kalau ditanya sekolah bilang ini asli ya'. Berhari-hari tidak bisa tidur. Setelah tiga kali berusaha bertemu kepala sekolah tidak bertemu, kepala sekolah mendatangi, dia menangis, 'saya kemarin diminta berbohong'," tutur Ganjar.

Terkait peristiwa itu, Ganjar merasa bangga karena masih ada kesadaran untuk jujur. Ia menyebut pemalsuan SKD bukan masalah kecil karena berhubungan dengan pendidikan. Jika nantinya ketahuan setelah anak masuk sekolah pun tindakan tegas juga akan dilakukan.

"Orang yang dikondisikan berbohong itu akhirnya tidak bisa tidur sampai cari kepala sekolah minta maaf. Kita bangga masyarakat Jateng ada yang punya prinsip jujur, ini bukan hal kecil, ini masalah pendidikan. Saya bangga, saya lagi cari orangnya," pungkasnya.

Untuk diketahui, pengumuman PPDB online SMA Negeri di Jateng sudah diumumkan kemarin. Tercatat total pendaftar ada 123.645 orang dan yang diterima 111.215 orang dari daya tampung 115.908 kursi. Masih adanya sisa kursi kosong tersebut dialami oleh SMA Negeri di beberapa Kabupaten dan letaknya pinggiran.


Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.