Sabtu, 20 Jun 2026

KAMPUS

Ayo, Rebut Beasiswa Pascasarjana di Jerman!

Senin, 26 Okt 2015 09:07
Ilustrasi: Shutterstock
JERMAN tidak hanya terkenal dengan prestasi sepak bola. Negara ini juga dikenal menjadi rumah bagi berbagai institusi pendidikan tinggi unggulan dunia. Karena itu, tidak heran jika Jerman menjadi salah satu negara tujuan studi favorit. Bahkan, banyak pelajar internasional memburu beasiswa ke negara ini.

Salah satu beasiswa dari pemerintah Jerman yang terbuka bagi pelajar Indonesia adalah Katholischer Akademischer Ausländer-Dienst (KAAD) Scholarships. Program ini memberi bantuan dana studi bagi mahasiswa jenjang S-2, S-3 atau mereka yang sedang melakukan proyek penelitian post-doktoral. Biasanya, para dosen menjalani proyek riset ini selama dua hingga enam bulan di perguruan tinggi Jerman.

Pelamar beasiswa KAAD program-1 harus memenuhi persyaratan berikut:

- memiliki ijazah dari perguruan tinggi kredibel dan pengalaman kerja profesional di negara asal;

- memiliki rencana studi untuk meraih gelar pascasarjana di perguruan tinggi Jerman;

- beragama Kristen Katolik. Kandidat dari agama lain dapat melamar jika bersedia terlibat dalam berbagai dialog antaragama;

- memiliki kemampuan bahasa Jerman sebelum memulai studi. KAAD sendiri dapat menyediakan fasilitas kursus bahasa selama enam bulan di Jerman.

Pelamar KAAD Scholarship tidak dibatasi pada bidang studi tertentu. Mereka cukup mengajukan lamaran dan mengisi kuisioner yang harus dikumpulkan ke kantor KAAD. Komite Seleksi akan mempertimbangkan pemberian beasiswa, khususnya di jenjang S-3, pada bidang studi yang dirasa akan memberikan perbedaan signifikan pada negara asal pelamar.

Guna mengikuti program perkuliahan pada Maret, maka berkas aplikasi harus sudah diterima Komite Seleksi maksimal November tahun sebelumnya. KAAD juga memperbolehkan pelamar mengirimkan berkas mereka sebelum menerima surat penerimaan sebagai mahasiswa dari kampus tujuan. Namun di akhir proses lamaran beasiswa, pelamar harus menunjukkan dokumen penerimaan tersebut.

Jika tertarik, silakan simak informasi lengkap tentang beasiswa ini di website Katholischer Akademischer Ausländer-Dienst (KAAD).

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 10:54

    Nekat Manipulasi Data Visa, Tiga WN Tiongkok Dideportasi

    JAKARTA - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surabaya mendeportasi tiga warga negara Tiongkok setelah terbukti memalsukan data, dan memberikan keterangan tidak benar untuk memperoleh visa kunjungan bisnis da

  • Sabtu, 20 Jun 2026 10:50

    MPR dan UNHAS Bahas Pasal 33 UUD 1945, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

    Jakarta - Komisi Kajian Ketatanegaraan (K-3) MPR RI bersama Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar Diskusi Konstitusi bertajuk 'Evaluasi implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republi

  • Sabtu, 20 Jun 2026 10:46

    Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Penggerak UMKM Padang Pariaman

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, akan menyelenggarakan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026 di Kantor Bupat

  • Sabtu, 20 Jun 2026 10:27

    Prabowo Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Bahkan, Pr

  • Sabtu, 20 Jun 2026 10:24

    Pimpinan DPR Janji Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti

    Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menyatakan status tersangka terhadap 16 mahasiswa Universitas Trisakti yang terlibat aksi unjuk rasa akan dicabut dalam waktu sepekan. Pernyataan itu disampai

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.