Sabtu, 20 Jun 2026

Berbagi Pengalaman Pendidikan Se-ASEAN

Senin, 16 Nov 2015 11:51
Okezone
SEAMEO bekerjasama dengan kemdikbud selenggarakan workshop.
JAKARTAThe Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) sebagai sebuah organisasi regional ASEAN yang bergerak di bidang pendidikan berupaya meningkatkan kualitas melalui tujuh area prioritas pendidikan di Asia Tenggara. Oleh karena itu, SEAMEO bekerja sama dengan SEAMOLEC serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyelenggarakan Workshop on SEAMEO's New Education Agenda: The 7 Priority Areas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan langsung membuka workshop yang diadakan di Gedung A Kemdikbud Jakarta itu. Dalam sambutannya, Anies berharap gelaran ini bisa menghasilkan gagasan dan pembaruan dalam pendidikan.

"Workshop ini tidak hanya meneruskan agenda yang sudah ada, tetapi juga menciptakan cara pembelajaran baru yang berbasis teknologi. Sehingga, setiap negara tak hanya saling belajar, namun menyiapkan masa depan untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik," ujarnya, Senin (16/11/2015).

Melalui workshop, ucap Anies, pihaknya ingin kebijakan di Indonesia bisa merefleksikan tujuh agenda yang diprioritaskan, termasuk me-review kekurangan yang harus diperbaiki.

"Nanti para dirjen akan berbagi pengalaman, juga keberhasilannya. Ajang ini merupakan kesempatan mirroring, bagaimana situasi di ASEAN dan bagaimana yang ada di Indonesia," tuturnya.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini menambahkan, Indonesia merupakan negara yang menjadi potret negara-negara di Asia Tenggara. Pasalnya, apa yang dihadapi di ASEAN juga dihadapi di Indonesia.

"Dalam waktu dekat akan menghadapi masuknya tenaga kerja dari ASEAN. Selain itu, tantangan lainnya adalah integrasi ekonomi," terangnya.

Beberapa hal yang akan dibahas dalam workshop perdana ini, yaitu pendidikan universal 12 tahun, mutu dan relevansi lulusan, joyful learning, high order thinking, pendidikan anak usia dini (PAUD) secara nasional, parenting education, strategi kebahasaan, penguatan budaya dan karakter bangsa, serta ASEAN Economic Community.

"Diharapkan di akhir wirkshop akan menghasilkan program kolaborasi antarinstitusi, seperti pengembangan riset bersama dan jaringan komunikasi yang lebih baik antarinstitusi," tukas Anies.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.