- Home
- Pendidikan
- Brama, Alat Peraga Braille Matematika Karya Mahasiswa UMK
Kampus
Brama, Alat Peraga Braille Matematika Karya Mahasiswa UMK
Sabtu, 20 Jul 2019 09:51
Mereka adalah Arinda Pratiwi Sukma, Indah Yuni Puspita Sari, Fitri Rachmawati, dan Zulfa Nurul Ummah. Mereka dibimbing seorang dosennya, Richma Hidayati.
Alat bernama Brama ini juga telah mendapatkan penghargaan berupa medali perunggu dalam sebuah even internasional di Bali, Juni 2019 dengan peserta 35 negara.
Arinda Pratiwi Sukma, menjelaskan, tujuan membuat media Brama ini karena media belajar sejenis braille angka sampai sekarang masih kurang untuk anak berkebutuhan khusus.
Menurut dia, saat ini malah lebih banyak braille huruf abjad ketimbang braille angka. Karenanya tim membuat alat peraga tersebut. Alat Brama ini dirancang dari bahan kayu yang dibentuk sedemikian rupa.
Pertama, adalah wadah kayu yang dibentuk menjadi tempat potongan kayu ukuran dadu. Kedua, adalah potongan kayu ukuran dadu yang memiliki dua sisi, yakni satu sisi untuk penempatan angka serta sisi lain untuk tekstur timbul berupa titik-titik.
Kayu itu diwarnai dengan warna cokelat. Sedangkan untuk dua sisi tadi diberi warna yang beragam. Hal itu untuk memudahkan dan membuat menarik si pembelajar ketimbang reglet yang merupakan alat untuk membuat titik-titik timbul yang membentuk suatu pola yang mengacu pada huruf braille.
"Kami juga buat warna warni. Karena tidak semua anak tuna netra kadang ada yang tidak 100%, mereka tidak bisa melihat. Ada yang masih bisa melihat cahaya. Jadi lebih menarik kalau ada warna," tambah dia.
Dia melihat respons anak tunanetra yang terlihat sangat senang. Walaupun masih ada yang belum tahu sama sekali angka atau warna, kata dia, tapi tadi setelah diajari paham dan juga senang. Sebab mereka bisa meraba mengenal angka dan lebih mudah memahami daripada mengggunakan reglet.
Bahkan kayu yang menjadi bahannya, adalah limbah mebel dari Jepara. "Kebetulan teman kami ada yang rumahnya Jepara. Kami lihat banyak sekali hasil kayu yang tidak terpakai. Paling mentok buat kayu bakar. Atau pembakaran batubata. Kami manfaatkan sebagai media pembelajaran itu," tambah Arinda.
Dosen pembimbing Richma menjelaskan, alat Brama telah diikutkan di lomba internasional di Bali. Yang diikuti 150 peserta dari 35 negara di tiga benua. Dengan 20 juri untuk kategori matematika.
Sesuai dewan juri, lanjut dia, alat ini sudah sesuai untuk standarisasi pembelajaran para tunanetra. Karena pihaknya menggunakan titik timbul yang jelas. Namun tetap halus biar tidak melukai tangan.
"Kalau huruf braille ada. Angka belum ada. Karena memang belum ada. Hak patennya juga sudah keluar, insya allah akan disebarluaskan di produksi secara luas," tambah dia.
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau