Sabtu, 20 Jun 2026

pendidikan

Cegah Demo Pelajar, Ini Cara Polisi di Madiun

detik.com
Senin, 30 Sep 2019 13:45
detik.com
Madiun - Berbagai upaya dilakukan kepolisian dalam menciptakan suasana yang kondusif. Terutama mencegah para pelajar untuk mengadakan aksi unjuk rasa yang berpotensi terjadinya kekerasan.

Polisi di Kabupaten Madiun menggelar sidak ke semua sekolah SLTA dan sekaligus menjadi inspektur upacara.

"Untuk pagi ini kita lakukan blusukan ke sekolah-sekolah SLTA yang memang berpotensi terprovokasi untuk diajak berdemo. Saya perintahkan semua Kapolsek termasuk saya menjadi irup upacara," terang Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono kepada wartawan di SMAN 1 Geger, Senin (30/9/2019).

Kegiatan ini, kata Ruruh, untuk menanggapi berita yang beredar terkait seruan 'Siswa-siswi Indonesia Bergerak' pada hari Senin, 30 September 2019. Dalam sambutan di setiap upacara polisi berpesan kepada Kepala Sekolah, guru pendidik/pengajar untuk ikut mengawasi anak didiknya.

"Ini sekaligus menyikapi fenomena perkembangan situasi saat ini, di mana anak sekolah atau pelajar melibatkan diri pada aksi demo di beberapa daerah. Diharapkan pelajar di Madiun untuk tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa, karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri. Kegiatan unjuk rasa bukan kewajiban pelajar," ujar Ruruh.

Ruruh mengungkapkan dalam sambutan upacara juga disampaikan kepada para murid, untuk menggunakan prasarana medsos dengan bijak serta tidak terprovokasi konten-konten provokatif. Aksi unjuk rasa rawan disusupi provokasi yang akan mengarah ke ajakan tidak baik atau ujaran kebencian yang bisa merugikan diri sendiri, orang tua maupun orang lain.

"Sebagai generasi penerus bangsa, tugas pelajar adalah sekolah dan belajar untuk masa depan. Serta melakukan hal-hal yang positif," tandasnya.

Data yang dihimpun detikcom, kegiatan pengambilan apel pelajar di SMAN/SMK di Wilayah Kabupaten Madiun merupakan bentuk kepedulian Polri menyikapi situasi terkini terkait anak sekolah turut unjuk rasa. Saat ini polisi telah melaksanakan monitoring ke seluruh sekolah dan kampus.
Sampai saat ini situasi Wilayah Kabupaten Madiun masih aman, kondusif.


Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 13:46

    Mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono Ingatkan Waspada Disinformasi dan Upaya Pecah Belah Bangsa

    Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M. Hendropriyono, baru-baru ini mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat Indonesia. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai upaya p

  • Sabtu, 20 Jun 2026 13:43

    Prabowo Janji Beri Dukungan ke Timnas Indonesia agar Lolos Piala Dunia 2030

    Presiden Prabowo Subianto memastikan akan memberikan dukungan kepada Timnas sepak bola Indonesia agar dapat lolos dan berlaga di Piala Dunia 2030. Dia berjanji akan mendukung semua program PSSI terkai

  • Sabtu, 20 Jun 2026 13:42

    TNI AL Usulkan Nama Gajah Mada atau Soedirman untuk Kapal Induk Indonesia Pertama

    Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) telah mengajukan dua nama tokoh bersejarah untuk kapal induk pertama Indonesia. Usulan ini mencakup Gajah Mada dan Jenderal Soedirman, dua figur yang

  • Sabtu, 20 Jun 2026 13:39

    SPPG Diminta Satgas MBG Ambil Telur dan Daging dari Koperasi Peternak Unggas Jawa Tengah

    Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Jawa Tengah sepakat bakal menyerap telur dan daging ayam dari para peternak unggas Jateng selama dua kali dalam seminggu. Kesepakatan

  • Sabtu, 20 Jun 2026 13:33

    Suami Korban Pembunuhan di Ujung Batu Rohul Diringkus

    PASIR PENGARAIAN - Jajaran Polres Rohul dan Polsek Ujung Batu berhasil meringkus suami korban pembunuhan di Dusun II Simpang Baru, Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Rohul.Saat ini, pria yang diduga ku

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.