Sabtu, 20 Jun 2026
TNI AL Usulkan Nama Gajah Mada atau Soedirman untuk Kapal Induk Indonesia Pertama
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 20 Jun 2026 13:42
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) telah mengajukan dua nama tokoh bersejarah untuk kapal induk pertama Indonesia. Usulan ini mencakup Gajah Mada dan Jenderal Soedirman, dua figur yang memiliki peran krusial dalam sejarah bangsa. Keputusan akhir mengenai penamaan kapal strategis ini akan berada di tangan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Pengajuan nama ini disampaikan oleh seorang pejabat TNI AL pada Kamis, 18 Juni, di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Jakarta Selatan. Kapal induk yang saat ini dikenal sebagai Giuseppe Garibaldi ini dijadwalkan tiba di Indonesia pada tahun 2026. Penamaan ini menjadi langkah penting dalam modernisasi kekuatan maritim Indonesia.
Proses persetujuan nama kapal ini akan melibatkan pembahasan mendalam di tingkat kepemimpinan nasional. Pemilihan salah satu dari dua nama pahlawan tersebut diharapkan dapat merefleksikan nilai-nilai kepahlawanan dan persatuan. Ini juga akan menjadi simbol kebanggaan maritim bagi seluruh rakyat Indonesia.
Usulan Nama Tokoh Sejarah untuk Kapal Induk Indonesia Pertama
Pejabat TNI AL, Ali, menyebutkan bahwa Gajah Mada dan Jenderal Soedirman adalah dua nama yang dipertimbangkan untuk kapal induk pertama. Gajah Mada dikenal sebagai mahapatih Kerajaan Majapahit yang sangat berpengaruh. Ia terkenal dengan Sumpah Palapa-nya, yang secara luas dianggap sebagai visi awal persatuan di seluruh nusantara Indonesia.
Sementara itu, Jenderal Soedirman adalah pahlawan nasional yang berperan penting dalam perjuangan militer Indonesia selama perang kemerdekaan. Beliau adalah salah satu dari hanya tiga jenderal Indonesia yang dianugerahi pangkat militer tertinggi bintang lima. Kedua tokoh ini merepresentasikan semangat kepemimpinan dan perjuangan yang kuat.
Ali tidak merinci alasan di balik pemilihan kedua tokoh sejarah tersebut sebagai calon nama kapal induk. Namun, dapat diasumsikan bahwa pemilihan ini didasarkan pada warisan sejarah dan nilai-nilai heroik yang mereka bawa. Nama-nama ini diharapkan dapat menginspirasi semangat juang prajurit TNI AL.
Proses Persetujuan dan Kedatangan Kapal Induk Indonesia
Usulan nama-nama ini akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk ditinjau dan disetujui. Proses ini menunjukkan pentingnya keputusan penamaan kapal induk bagi negara. Persetujuan dari pucuk pimpinan negara sangat krusial dalam hal ini.
Setelah mendapatkan persetujuan, nama yang terpilih akan secara resmi disematkan pada kapal tersebut. Penamaan ini akan dilakukan saat kapal tiba di Indonesia pada tahun 2026. Kedatangan kapal ini akan menandai babak baru dalam sejarah pertahanan maritim Indonesia.
Kapal induk ini akan menjadi aset strategis bagi pertahanan dan keamanan nasional. Kehadirannya akan memperkuat kemampuan TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Ini juga akan meningkatkan proyeksi kekuatan maritim di kawasan.
Spesifikasi dan Koneksi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
Kapal induk yang diusulkan ini saat ini dikenal dengan nama Giuseppe Garibaldi. Kapal ini memiliki koneksi dengan dua fregat TNI AL yang baru diakuisisi, KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321. Ketiga kapal ini dibangun oleh pembuat kapal Italia, Fincantieri, menunjukkan kerja sama strategis.
Kapal berukuran 180,2 meter ini ditenagai oleh sistem propulsi berkinerja tinggi. Kemampuan ini memungkinkannya mencapai kecepatan hingga 30 knot, atau sekitar 56 kilometer per jam. Kecepatan ini penting untuk mobilitas dan respons cepat di lautan luas.
Kapal induk ini juga dilengkapi dengan sistem peperangan elektronik dan pengacak radar. Persenjataan yang dimilikinya meliputi peluncur ganda Mk.29 untuk rudal permukaan-ke-udara Sea Sparrow atau Selenia Aspide, serta dua meriam Oto Melara 40L70 DARDO. Selain itu, terdapat tiga tabung torpedo 324 mm dan rudal anti-kapal Otomat Mk 2.(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/tni-al-usulkan-nama-gajah-mada-atau-soedirman-untuk-kapal-induk-indonesia-pertama-584623-mvk.html?page=4
komentar Pembaca