Senin, 29 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Dosen ITS Ciptakan Alat Deteksi Pernapasan dari Serat Optik
  • Home
  • Pendidikan
  • Dosen ITS Ciptakan Alat Deteksi Pernapasan dari Serat Optik

Dosen ITS Ciptakan Alat Deteksi Pernapasan dari Serat Optik

Kamis, 08 Mar 2018 16:12

JAKARTA - Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat inovasi sensor pendeteksi ragam pernapasan dengan serat optik sebagai bahan utama. Alat yang diberi nama Senapas (Serat Optik untuk Napas) ini diciptakan oleh Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD bersama Laboratorium Rekayasa Fotonika Departemen Teknik Fisika ITS.

Serat optik ini diletakkan dalam masker oksigen yang terhubung dengan Liquid Crystal Display (LCD). Penggunaan serat optik sebagai sensor dapat mengukur kualitas pernapasan secara langsung dari masker oksigen yang dikenakan ke monitor display. Serat optik memiliki bobot yang ringan, kecil, dan praktis sehingga dapat digunakan kapan pun dan di mana pun. Selain itu, sifat serat optik juga kebal terhadap medan elektromagnetik, sehingga aman digunakan di lingkungan Magnetic Imaging Resonance (MRI).

Indeks bias kaca yang lebih besar dari indeks bias udara menyebabkan cahaya dalam serat optik tidak akan keluar atau bocor dan juga akan mempercepat transmisi serat optik. Serat optic memang sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.

Indonesia memang sudah memiliki alat deteksi pernapasan, namun masih berupa sistem analog. Bahan elektroda yang digunakan sebagai sensor juga kurang baik dalam medan beradiasi seperti MRI.

"Ukuran alatnya juga masih besar. Di sini, saya dan tim hanya ingin menawarkan solusi atas masalah tersebut," tutur Agus Muhamad Hatta seperti dilansir dari laman Unair, Kamis (8/3/2018).

Agus menguji kelayakan alat ini kepada beberapa pihak medis dan mengujicobakannya ke mahasiswa. Menurutnya, alat ini sudah bekerja cukup baik namun masih butuh beberapa perbaikan dari segi kemasan. Ia juga mengaku masih terkendala biaya sistem penampil datanya yang cukup mahal dan juga mendapat bahan baku komponen karena minimnya industri elektronika di Indonesia. Ia sangat berharap alat buatannya ini dapat dikomersilkan secara bebas meskipun nilai jual alat ini cukup mahal.

Alat pendeteksi pernapasan memang penting untuk analisa kedokteran atau analisa psikologi. Tak hanya itu, ketahanan pekerja juga bisa dilihat dengan alat ini.

"Dalam industri pertambangan contohnya, kondisi penambang yang ada di bawah tanah bisa diamati dengan alat deteksi pernapasan ini secara langsung. Mendeteksi kondisi kebugaran atlet, atau kasus-kasus lain," jelasnya.

Serat optik sendiri adalah saluran transmisi sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik. Alat ini sangat halus, diameternya kurang lebih 120 mikrometer, ukurannya lebih tipis dari sehelai rambut. Kabel tipis ini dapat digunakan untuk menghantarkan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau Light-Emitting Diode (LED).

(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.