Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Gandeng Kaum Difabel, UGM Juarai Kompetisi Bisnis ASEAN

KAMPUS

Gandeng Kaum Difabel, UGM Juarai Kompetisi Bisnis ASEAN

Jumat, 25 Sep 2015 10:40
dok. UGM
Berdayakan kaum disabilitas, tim UGM juarai kompetisi bisnis.

JAKARTA - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di bidang bisnis. Kali ini, Tim Osiris UGM berhasil menjuarai ASEAN Young Socialpreneur Competition 2015 dengan menyisihkan 224 tim lain dari berbagai perguruan tinggi di kawasan ASEAN dan Timor Leste.

Pada kompetisi yang dihelat di UGM tersebut, tim yang beranggota Sheila Reswari, Aldo Egi Ibrahim, dan Ali Bahtiar Sirry itu mengusung isu pemberdayaan kelompok masyarakat penyandang disabilitas di Desa Sidomulyo, Yogyakarta. Uniknya, program pemberdayaan tersebut dituangkan dalam pembuatan es krim buah naga yang masih cukup jarang.

Bisnis pembuatan es krim, kata Ali Bahtiar, memiliki pasar yang luas serta mudah dalam produksinya. Sementara penggunaan buah naga sebagai bahan es krim dipilih karena masih jarang dijumpai di pasaran sehingga dapat menarik konsumen.

Ali menambahkan, dalam pelaksanaan bisnis, timnya menggandeng kaum difabel dengan tujuan memberikan kesempatan dan lapangan kerja bagi kelompok masyarakat yang pada umumnya cukup sulit mendapatkan pekerjaan.

"Komunitas difabel Sidomulyo ini memiliki modal sosial yang cukup kuat dan coba kita rangkul untuk mengembangkan bisnis bersama agar modal sosial yang sudah ada tidak sia-sia," ujarnya, sebagaimana dinukil dari laman UGM, Jumat (25/9/2015).

Pengembangan usaha es krim buah naga sendiri, tutur Ali, sudah berjalan sejak satu tahun silam. Namun, bisnis baru berjalan secara efektif dalam empat bulan terakhir.

"Es krim buah naga berlabel Osiris ini telah dipasarkan di KOPMA UGM. Per scoop dibanderol Rp6 ribu selama masa promosi," terangnya.

Meski demikian, produksi es krim buah naga belum bisa dilakukan dengan maksimal. Pasalnya, belum semua anggota komunitas aktif dalam pengembangan bisnis ini. "Semoga ke depan bisa lebih banyak lagi yang ikut menjalankan usaha ini," sambung Sheila.

Berkat ide bisnis tersebut, Tim Osiris UGM ini berhasil memperoleh modal bisnis sebesar USD2.500 dan pembinaan bisnis selama satu tahun oleh Shell Indonesia.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.