- Home
- Pendidikan
- Hari Ketiga UKG, Guru Stres
Hari Ketiga UKG, Guru Stres
Rabu, 11 Nov 2015 15:20
JAKARTA - Pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) sudah masuk hari ketiga. Tekanan yang begitu besar untuk mendapatkan hasil baik membuat sebagian guru stres.
Kepala SMPN 73 Jakarta, Sukirman, menyatakan, perasaan stres ini wajar dirasakan para guru. "Itu nuansa psikologis saat ujian. Apalagi sebelumnya santer beredar wacana jika nilai UKG di bawah standar, maka sertifikasi tunjangan akan hilang," tutur Sukirman dalam Bincang-Bincang UKG di Kemdikbud, Selasa (10/11/2015).
Sukirman menyarankan, sebaiknya para guru tidak dibuat stres dengan ujian. Apalagi, sebagian di antara mereka juga harus menghadapi rotasi tempat dinas.
"Tidak ada yang salah dengan UKG. Hanya saja, berbagai isu seperti peniadaan tunjangan sertifikasi tadi yang membuat stres. Saya percaya, guru baik bukan mereka yang dapat nilai 100 dalam UKG, namun guru yang bisa mentransfer ilmunya," tambahnya.
Sementara itu, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Sumarna Surapranata menyampaikan, hingga hari ketiga, sudah 527.095 guru mengikuti UKG. Angka ini belum final mengingat pelaksanaan UKG baru akan rampung pada akhir November.
"Sebagian daerah di Indonesia ada yang belum menggelar UKG. Beberapa kabupaten/kota akan melaksanakan UKG mulai 18 November," ujar Pranata.
Dia mengungkapkan, salah satu peserta UKG di Batam berhasil meraih nilai cukup tinggi. Guru tersebut, kata Pranata, mendapat skor 84 dalam ujian.
"Itu baru yang lapor saja. Tapi saya percaya di beberapa tempat berjalan dengan baik," tuturnya.
UKG mengujikan 60 soal atau 120 soal, tergantung mata pelajaran dan program keahlian yang harus diselesaikan guru. Semua harus dikerjakan dalam waktu 120 menit. Ada 200 mata pelajaran yang akan diujikan, sesuai jenis dan jenjang pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah tes penguasaan substansi bidang studi berdasarkan latar belakang pendidikan, sertifikat pendidik, dan jenjang pendidikan tempat guru bertugas.
(okezone.com) Pendidikan
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye