- Home
- Pendidikan
- Hari Pertama Masuk Sekolah, Orangtua Siswa di Lamongan Ikut Upacara Bendera
Pendidikan
Hari Pertama Masuk Sekolah, Orangtua Siswa di Lamongan Ikut Upacara Bendera
Senin, 15 Jul 2019 14:19
Orang tua wali murid baru di SMPN 1 Lamongan ini berada di sisi kiri barisan siswa. Alhasil, beragam ekspresi pun muncul dari para orangtua. "Sudah lama tidak pernah ikut upacara, jadi teringat masa lalu ketika masih sekolah dulu," kata salah seorang wali murid, Ida kepada wartawan di lokasi, Senin (15/7/2019).
Para orang tua wali murid juga tetap mengikuti rangkaian upacara. Mulai dari hormat kepada inspektur upacara, hormat bendera dan istirahat di tempat. Mereka juga mengikuti upacara bendera ini hingga selesai. "Sekalian menunggu anak saat hari pertama masuk sekolah," tambahnya.
Selain itu cerita tentang seorang anak TK yang pulang saat pelajaran sedang berlangsung juga terjadi di Kecamatan Pucuk. Mereka lebih memilih pulang saat hari pertama masuk sekolah, meski saat itu dia juga ditunggui orangtuanya. Saat masuk hari pertama, Arul juga lebih memilih bermain sendiri ketimbang berkumpul dan belajar bersama teman-temannya.
Saat asyik bermain, Arul tiba-tiba bangkit dari duduknya. Arul pun berjalan sambil membawa tasnya keluar dari sekolah dan memilih berjalan pulang. Arul tidak mempedulikan orangtuanya yang mengantar dan menunggunya dan tetap berjalan pulang seorang diri. "Ya biar mas, mau pulang mungkin," aku Safari.
"Pendidikan anti korupsi ini sebenarnya secara resmi sudah kami canangkan 2 mei lalu melalui Peraturan Bupati nomor 18 tahun 2019 tentang Pendidikan anti korupsi. Tahun ajaran ini sudah kami mengaplikasikannya di sekolah," ujar Fadeli.
"Ini penting sebagai bagian dari upaya Kami untuk membentuk karakter unggul generasi muda penerus bangsa," katanya menambahkan.
Ada 9 nilai-nilai anti korupsi yang dimasukkan dalam mata pelajaran. Yakni kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, keberanian dan keadilan. Guru dan siswa juga akan lebih mudah mempelajari nilai-nilai tersebut.
Karena di setiap bukunya, ditandai dengan font berwarna merah. Seperti di buku mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti SMP kelas IX semester gasal. Salah satu yang harus diajarkan kepada siswa adalah agar bersikap dan berperilaku jujur kepada siapapun, karena menyadari akan tanggung jawabnya kelak di hadapan Allah pada hari akhir.
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau