- Home
- Pendidikan
- Hasil Pengumuman UN MA Se Rohul Tingkat Kelulusan 99,8 Persen
Hasil Pengumuman UN MA Se Rohul Tingkat Kelulusan 99,8 Persen
Laporan: Fahrin Waruwu
Selasa, 10 Mei 2016 20:24
ROKANHULU – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan
Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan, hasul
kelulusan pada Ujian Nasional (UN) tingkat SLTA khususbya Madrasah
Aliyah (MA) se Rohul, yang dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 6 April 2016
bulan lalu, dengan peserta 392 Siswa/i MA dari 14 MA se Rohul, bertempat
di 11 MA se Rohul, dinyatakan lulus 391 siswa/i (99,8 %), yang tidak
lulus 1 siswa (0,2 %).
Hal ini mendekati yang di targetkan oleh Kemenag Rohul, yakni lulus UN
tahun 2016 harus mencapai 100 persen. Hal ini diyakini mampu tercapai,
sebab seluruh siswa/i telah siap untuk mengikuti UN, karena persiapan
telah cukup matang di masing-masing MA, Try Out telah berkali-kali
dilakukan, pembahasan soal-soal tahun lalu juga dilakukan secara
intensif. Namun demikian, ternyata ada yang tak lulus 1 orang. Rencana
di tangan manusia, namun ketentuan akhir di tangan Tuhan.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan
MA, melalui press release yang dikirimkan kepada awak media cetak,
elektronik, dan on line, yang biasa meliput kegiatan Kemenag Rohul,
Minggu, (8/5/2016).
Dikatakannya, siswa/i 14 MA yang lulus tersebut adalah MAN Pasir
Pengaraian 105 orang, MAS Yapita Tambusai 9 orang, MAS Nurul Ilmi
Tambusai Utara 9 orang, MAS Al-Fata Bangun Purba 20 orang, MAS Ar-Royyan
Kabun 20 orang, MAS Darussalam Kabun 13 orang, MAS Darul Ulum Tandun 16
orang.
Selanjutnya adalah MAS Khalid Bin Walid Pasir Pengaraian 26 orang, MAS
Hasanatul Barokah Tambusai 28 orang, MAS Raudhatussalam Mahato Tambusai
Utara 22 orang, MAS Jabal Rahmah Tambusai Utara 32 orang, MAS Kepenuhan
76 orang, MAS Ash-Shohwah Ujungbatu 7 orang, dan MAS An-Nabawiyah Rokan
IV Koto 8 orang.
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil
Kemenag Prov Riau ini, lebih lanjut menyatakan bahwa pihaknya cukup
dapat menerima hasil UN ini, sebab inilah hasil real dan maksimal yang
diperoleh anak-anak kita, mau dibantu tidak memungkinkan, sebab yang
menentukan kelulusan adalah pihak madrasah, sedangkan pihak Kemenag
hanyalah pembinaan.
Dikatakannya, hasil kelulusan ini adalah jumlah kumulatif dari UN, Ujian
Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), dengan menguji 5 mata
pelajaran agama, yaitu Aqidah Akhlaq, Alquran Hadits, Fiqh Islam,
Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. Ditambah dengan nilai
harian/semester di madrasah. Hasilnya ada satu orang yang tidak lulus,
jelasnya.
Kita berharap dan akan berupaya secara maksimal, agar pada kelulusan
tahun yang akan datang, dapat kita capai seratus persen, harapnya
optimis. (Fah)
Pendidikan
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh