- Home
- Pendidikan
- Ini Refleksi Satu Tahun Kemristekdikti
KAMPUS
Ini Refleksi Satu Tahun Kemristekdikti
Jumat, 30 Okt 2015 14:48
"Visi Kemenristekdikti mencapai pendidikan tinggi yang bermutu dan meningkatkan daya saing bangsa. Salah satu misinya menambah produk inovasi," ujar Menristekdikti, Mohamad Nasir, Jumat (30/10/2015).
Nasir mengatakan, ada lima komponen utama pada tujuan strategis Kemenristekdikti, yakni meningkatkan kualitas pembelajaran dan mahasiswa, kelembagaan, kualitas sumber daya, riset dan pengembangan, serta kapasitas inovasi. Untuk mencapainya, beberapa program dan terobosan sudah dilakukan di masing-masing direktorat jenderal.
Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggu, Patdono Suwignjo, sebagai pihak yang mengahadapi persoalan kampus-kampus nonaktif mengatakan, jumlah perguruan tinggi yang dinyatakan nonaktif semakin menyusut.
"29 September kemarin sempat heboh ada 243 perguruan tinggi nonaktif. Setelah terus melakukan pembinaan, data per 29 Oktober 2015 jumlah perguruan tinggi nonaktif jadi 184," terangnya.
Capaian lainnya, tutur dia, adalah peningkatan perguruan tinggi yang terakreditasi A. "Target akhir tahun ada 29 perguruan tinggi yang terakreditasi A, dan data terbaru sudah ada 26," imbuhnya.
Sementara Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiawaan, Intan Ahmad memaparkan, ada peningkatan pada lulusan sarjana yang langsung bekerja. Sedangkan pada program bidikmisi pesertanya juga semakin bertambah.
"Bidikmisi merupakan program yang mampu memutus mata rantai kemiskinan. Pendaftar semakin banyak, kuota 2015 sebanyak 60.000. Kami melakukan seleksi yang ketat sehingga program bisa meningkatkan kualitas pendidikan," ucapnya.
Di samping capaian, Kemenristekdikti juga masih mengalami beberapa persoalan, seperti masih minimnya anggaran untuk penelitian. Sehingga, inovasi di Indonesia masih belum maksimal.
"Daya saing Indonesia tahun ini turun. Sekarang anggaran riset Indonesia 0,009 persen dari PDB. Kalau anggaran riset kecil, tentu sulit mau meningkatkan daya saing bangsa," tandas Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Muhammad Dimyati.
Mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono Ingatkan Waspada Disinformasi dan Upaya Pecah Belah Bangsa
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M. Hendropriyono, baru-baru ini mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat Indonesia. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai upaya p
Prabowo Janji Beri Dukungan ke Timnas Indonesia agar Lolos Piala Dunia 2030
Presiden Prabowo Subianto memastikan akan memberikan dukungan kepada Timnas sepak bola Indonesia agar dapat lolos dan berlaga di Piala Dunia 2030. Dia berjanji akan mendukung semua program PSSI terkai
TNI AL Usulkan Nama Gajah Mada atau Soedirman untuk Kapal Induk Indonesia Pertama
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) telah mengajukan dua nama tokoh bersejarah untuk kapal induk pertama Indonesia. Usulan ini mencakup Gajah Mada dan Jenderal Soedirman, dua figur yang
SPPG Diminta Satgas MBG Ambil Telur dan Daging dari Koperasi Peternak Unggas Jawa Tengah
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Jawa Tengah sepakat bakal menyerap telur dan daging ayam dari para peternak unggas Jateng selama dua kali dalam seminggu. Kesepakatan
Suami Korban Pembunuhan di Ujung Batu Rohul Diringkus
PASIR PENGARAIAN - Jajaran Polres Rohul dan Polsek Ujung Batu berhasil meringkus suami korban pembunuhan di Dusun II Simpang Baru, Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Rohul.Saat ini, pria yang diduga ku