Minggu, 21 Jun 2026

Jangan Remehkan Pemuda Indonesia!

Senin, 30 Nov 2015 08:39
Dok. Okezone
Ilustrasi

JAKARTA – Sebagian penduduk di Indonesia masih mengalami ketakutan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 yang sudah di depan mata. Pasalnya, dengan berjalannya MEA, maka Indonesia harus siap bersaing secara langsung dengan masyarakat dari negara ASEAN lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Manager US ASEAN Business Council to Coordinate Small and Medium Enterprise (SME) Inititives, Mario Masaya, justru mengungkapkan rasa optimistisnya bahwa pemuda Indonesia akan mampu bersaing dengan negara-negara di kancah ASEAN.

"Masalah ketakutan menghadapi MEA itu kan dari diri kita sendiri. Kalau kita cuma lihat dalam negeri terus memang tidak akan maju-maju. Kita harus mau melihat ke luar dan berani ke luar negeri," ujarnya pada seminar sesi pendidikan Indonesian Youth Conference (IYC) 2015, baru-baru ini.

Mario mengakui, saat ini Indonesia mengalami masalah unskilled labour. Penyebabnya, masyarakat Indonesia berpikir bahwa punya negara yang kaya dengan sumber daya alam yang berlimpah, sehingga merasa terlena dan kurang ada usaha untuk memaksimalkan potensi.

"Jadi negara kita itu kaya tapi terbelakang. Kita harus bisa ubah mindset. Singapura bisa jadi maju karena masyarakatnya sadar tidak memiliki kekayaan alam yang berlimpah sehingga mereka berusaha untuk meningkatkan kualitas di segala bidang supaya mampu bersaing dengan negara lain," tuturnya.

ASEAN-Indonesia Youth Ambassador 2010 tersebut menambahkan, jika semua masyarakat Indonesia punya mindset bahwa masih banyak kekurangan, pasti motivasi dan semangat untuk maju akan lebih besar. Dalam menghadapi MEA, lanjut dia, para generasi muda Indonesia harus secara bertahap menggunakan strategi dalam bersaing.

"Kalau langsung ingin mengalahkan Singapura tentu berat. Tapi, negara di ASEAN kan banyak, jadi kita bisa fokuskan dulu di negara lainnya, seperti Myanmar dan Vietnam," pungkasnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.