- Home
- Pendidikan
- Jokowi Puji Perkembangan Pendidikan Tinggi Islam yang Telah Maju dan Modern
pendidikan
Jokowi Puji Perkembangan Pendidikan Tinggi Islam yang Telah Maju dan Modern
Jumat, 30 Mar 2018 09:16
MALANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi terhadap perkembangan perguruan tinggi dengan nilai-nilai agama Islam di Indonesia yang telah maju dan modern dengan membawa semangat toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika.
Presiden Jokowi mengatakan bahwa Islam di Indonesia adalah Islam moderat yang bersinergi dengan nilai-nilai demokrasi. Saat ini Indonesia menjadi rujukan negara-negara di dunia dalam hal mengelola persatuan.
Salah satu perguruan tinggi yang kental dengan nilai-nilai agama Islam yang telah bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang maju dan modern serta mendapatkan pujian dari Presiden Jokowi adalah Universitas Islam Malang (Unisma). Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa Unisma memiliki aura kebesaran Islam nusantara serta pendidikan tinggi Islam yang maju dan modern.
Hal tersebut dikatakan Jokowi saat memberikan kuliah umum di Universitas Islam Malang (Unisma), bertempat di Hall dan Auditorium Unisma, baru-baru ini.
"Tadi disebutkan juga oleh pak Rektor, Unisma adalah Universitas Nahdlatul 'Ulama (NU) yang paling besar di dunia yang mahasiswa dan mahasiswinya sekitar 13.000, ini banyak sekali," ucap Presiden Jokowi dalam siaran persnya.
Dalam kuliah umumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa kebhinnekaan menjadi tantangan baru bagi negara-negara yang selama ini relatif homogen. Bahkan beberapa negara memandang keragaman sebagai sebuah ancaman bagi negaranya.
"Disisi lain, kebinekaan juga disertai tantangan untuk menjaga komunikasi, menjaga toleransi antar kelompok menjaga persatuan, kerukunan dan persaudaraan," papar Jokowi.
Menurut Presiden Jokowi, kebinekaan juga selalu disertai dengan kekayaan seni dan budaya, antar kelompok yang saling mengisi, serta menghasilkan masyarakat yang semakin matang dan dewasa karena saling belajar antara satu dengan yang lainnya.
"Berkat perjuangan para pahlawan, syuhada, ulama, Indonesia bisa menjadi bangsa kokoh. Sejak Indonesia berdiri, kita menjalani Bhinneka, sangat beragam, majemuk," terangnya.
Presiden Jokowi mengajak civitas akademika Unisma untuk bisa menjadi contoh dan teladan perguruan tinggi lainnya dalam merawat kebhinnekaan dan memelihara persatuan.
"Unisma juga harus menjadi perguruan tinggi yang bisa mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yang dapat menjadi penggerak Bhinneka Tunggal Ika kita," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unisma Masykuri Bakri mengatakan, Unisma merupakan kategori Kampus Unggul karena masuk 100 besar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia.
"Unisma mendapat peringkat ke-57 dari 4492 PTN dan PTS se Indonesia, Peringkat ke-7 dari 328 Perguruan Tinggi di Jawa Timur, dan Unisma mendapatkan Peringkat Utama Cluster Penelitian Disentralisasi Kemristekdikti," ujar Masykuri.
Pada penutupan acara, Presiden Jokowi bersama Rektor Unisma dan Gubernur Jatim Soekarwo meresmikan Gedung Hall & Auditorium Asy'ari dan Gedung Pusat Umar bin Khottob sebagai rangkaian Dies Natalis ke-37 Unisma.
Acara ini juga dihadiri Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti, Koordinator Kopertis Wilayah VII Suprapto, Koordinator Kopertis Wilayah IV Uman Suherman, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Wali Kota Malang Mochamad Anton dan civitas akamedika Unisma.
(okezone.com)
Pendidikan
Orang-orang Bermasker Keluar Masuk Rumah Sekda Kuansing
TELUKKUANTAN â€" Sejumlah orang terlihat keluar masuk ke rumah Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada Senin (29/6/2026) siang. Mereka keluar dari mobil berwarna hitam yang te
Pramono Spill Strategi Bereskan 2 Proyek Mangkrak Puluhan Tahun di Jakarta
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara kiat menyelesaikan dua proyek mangkrak di Jakarta, yaitu proyek monorel di Jalan Rasuna Said dan proyek Rumah Sakit (RS) Sumber Waras. Dia mengataka
Kronologi Bocah Jaksel Jatuh ke Lubang Saat Main hingga Terjebak Berjam-jam
Jakarta - Seorang bocah laki-laki berinisial I (4) terperosok jatuh ke dalam lubang sedalam 3,7 meter di Tebet, Jakarta Selatan, hingga terjebak di dalam selama kurang lebih 4 jam. Korban dinyatakan m
BNN RI-Kemendagri Rusia Teken Kesepakatan Usut Jaringan Narkoba Internasional
Jakarta - Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto memimpin delegasi Indonesia melakukan pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia di Moskow. Dalam pertemuan itu disepakati penguatan kerja sa
Komnas Perempuan Minta Maaf Usai Sebut Kasus YTR Belum Masuk Penyiksaan Versi PBB
Jakarta - Komnas Perempuan meminta maaf terkait pernyataannya terkait kasus wanita di Bandung, YTR, yang disiksa selama 3 tahun bukan termasuk penyiksaan kategori yang ditetapkan PBB. Komnas Perempuan