Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kakan Kemenag Rohul : Alumni Madrasah Jarang Pengangguran

PENDIDIKAN

Kakan Kemenag Rohul : Alumni Madrasah Jarang Pengangguran

Laporan : Fahrin Waruwu
Sabtu, 30 Apr 2016 21:53
Fahrin Waruwu
Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
ROKANHULU - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa alumni madrasah pada semua tingkatan pendidikan, tidak ada satupun yang jadi pengangguran, sebab alumni madrasah memiliki keterampilan untuk hidup di dunia dan di akhirat.
 
Dikatakannya, alumni madrasah memiliki lapangan kerja yang sangat luas di masyarakat, seperti menjadi tokoh agama, guru mengaji, mengajar di madrasah, menjadi Imam masjid, pengurus dan aktifis masjid, ghorim masjid, penceramah agama, tokoh pendidikan, dan lain sebagainya.
 
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika menghadiri acara perpisahan dan penyerahan kembali siswa/i kepada orang tua murid yang ditaja oleh MAN Pasir Pengaraian, Kamis (28/4/2016) bertempat di kampus MAN Pasir Pengaraian.
  
Acara perpisahan tersebut berjalan sangat meriah, penuh haru, dan diwarnai deraian air mata sedih dan bahagia, ditambah dengan peluk haru, antara murid dengan guru, antara guru dengan orang tua murid, antara murid dengan murid yang lainnya.
 
Namun demikian, Ahmad Supardi Hasibuan berharap, agar 105 alumni MAN Pasir Pengaraian tahun ini, seratus persen dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jangan sampai berfikir tamat MAN langsung kawin, sebab pendidikan setingkat MA dan atau SMU tidak cocok lagi dengan perkembangan zaman.
 
Dahulu tahun 80 an, alumni MA dan atau SMU saja sudah cukup untuk bersaing dalam kehidupan, namun untuk tahun 2000 an, tamatan MA atau SMU sudah tidak cukup lagi, tetapi butuh pendidikan lebih yaitu setingkat Strata Satu (S1) dan bahkan lebihg dari itu lagi, jelas Ahmad Supardi.
 
Kepala MAN Pasir Pengaraian Dewi Sami Wardani SPd menyatakan bahwa yang akan lulus tahun ini dari MAN Pasir Pengaraian sebanyak 105 orang, terdiri dari MAN Pasir Pengaraian 98 orang dan MAN Ujungbatu 7 orang. Kita berharap semuanya bisa lulus Ujian Nasioinal (UN) 100 persen.
 
Ibu Dewi begitu belia biasa dipanggil, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, baik orang tua murid maupun masyarakat pada umumnya, mana tahu selama dalam pendidikan ini ada kesalahan dan kejanggalan, maka saya atas nama seluruh civitas academika MAN Pasir Pengaraian menyampaikan permohonan maaf.
 
Selanjutnya beliau menyerahkan kembali secara simbolis anak-anak murid MAN Kelas XII secara simbolis kepada orang tua wali murid.*(Fah) 
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.