Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kakan Kemenag Rohul : Prestasi Penting, Tapi Kejujuran Lebih Penting

Pendidikan

Kakan Kemenag Rohul : Prestasi Penting, Tapi Kejujuran Lebih Penting

Laporan: Fahrin Waruwu
Selasa, 05 Apr 2016 10:12
Fahrin Waruwu
Kakan Kemenag Rohul Drs. H Ahmad Supardi Hasibuan MA.

ROKANHULU - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Pendidikan Islam Drs H Syahruddin MSy, menyatakan bahwa salah satu tujuan dari dilaksanakannya Ujian Nasional (UN) adalah untuk mengukur prestasi masing-masing, khususnya dalam menyerap materi pelajaran yang diajarkan selama ini.

Dalam hidup ini, salah satu yang harus dikejar adalah Prestasi, karena memang harus diakui bahwa prestasi itu sangat penting. Oleh karena itu maka perestasi ini harus diraih secara maksimal, termasuk dengan kerja keras tak kenal lelah dan tidak dibenarkan menghalalkan segala macam cara untuk memperolehnya.

Namun demikian, perlu diingat bahwa kejujuran jauh lebih penting daripada prestasi, sebab untuk apa memperoleh prestasi tinggi, kalaulah prestasi itu diperoleh dengan cara-cara yang tidak benar dan tidak dibenarkan, seperti dengan cara mencontek orang lain, diajari oleh guru, pakai joki, dan segala macamnya.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Pendidikan Islam Drs H Syahruddin MSy, ketika meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMU/SMK/MA, pada Madrasah Aiiyah Negeri (MAN) Pasir Pengaraian, Senin (4/4/2016).

Dikatakannya, kejujuran adalah Salah satu sifat yang harus melekat pada setiap insane yang ingin sukses dalam karir dan kehidupannya, karena kejujuran adalah modal yang sangat berharga dalam kehidupan. Kepercayaan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain sangat ditentukan oleh tingkat kejujurannya.

Kejujuran harus diterapkan dalam semua sector kehidupan, baik dalam bisnis maupun dalam bidang lainnya seperti UN yang akan dilaksanakan ini. Kejujuran di bangku sekolah justru sangat mempengaruhi sikap seseorang ketika berada di tengah masyarakat. Kalau di sekolah saja dia tak jujur, apatah lagi di masyarakat.

Ahmad Supardi Hasibuan yang alumni Ponpes Musthafawiyah Purbabaru ini mengatakan bahwa salah satu sifat positif yang sudah mulai terkikis dan bahkan hilang dari bangsa ini adalah kejujuran. Oleh karena itu, maka kejujuran harus dilatih mulai dari bangku sekolah sampai dengan di tengah masyarakat.

Dikatakannya, kejujuran adalah salah satu karakter bangsa yang harus terus dipupuk  dan dikembangkan pada setiap diri pribadi anak bangsa, sehingga kejujuran menjadi darah daging, yang pada gilirannya menjadi perilaku terpuji bagi setiap anak bangsa, dimanapun ia berada, waktu apapun dan di tempat manapun ia berada. (Fah)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.