- Home
- Pendidikan
- Kemenag Rohul Cairkan Tunjangan Profesi Guru Tri Wulan I
Pendidikan
Kemenag Rohul Cairkan Tunjangan Profesi Guru Tri Wulan I
Laporan: Fahrin Waruwu
Kamis, 21 Apr 2016 19:05
ROKANHULU - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Pendidikan Islam Drs H Syahruddin MSy, mengatakan bahwa pihaknya telah mencairkan pembayaran tunjangan profesi bagi para guru professional, Tri wulan I Tahun 2016, baik Guru Madrasah PNS Kemenag maupun guru agama Pendidikan Agama Islam (PAIS) Disdikpora, baik yang PNS maupun yang non PNS.
"Pembayaran tunjangan profesi guru tersebut sebanyak 342 orang, dengan perincian 218 PNS dan 124 non PNS (honorer), dengan jumlah dana senilai Rp 3.146.453.865 (Tiga Milliard seratus empat puluh enam juta empat ratus lima puluh tiga ribu delapan ratus enam puluh lima tupiah)," jelas Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Drs H Syahruddin MSy, kepada sejumlah wartawan berbagai media cetak dan elektronik, di kantornya, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Kota Pasir Pengaraian, Kamis (21/4/2016).
Dikatakannya, pembayaran tunjangan profesi guru Tri Wulan I ni dimaksudkan untuk memberikan kesejahteraan yang memedai bagi seorang yang diberi gelar pahlawan tanpa tanda jasa dan sekaligus orang-orang terpenting dalam mengantarkan anak-anak bangsa menuju masa depan yang gemilang.
Besarnya tunjangan profesi ada dua kategori. Pertama, bagi guru yang PNS adalah sebesar satu bulan gaji setiap bulannya. Sedangkan bagi guru non PNS adalah Rp 1,5 juta setiap bulannya. Kebiasaan kita di Kemenag Rohul, pencairannya dilakukan sekali tiga bulan, sekalipun dapat dibayarkan setiap bulan, jelasnya .
Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, jumlah penerima tunjangan profesi dari lingkungan Kemenag, termasuk guru PAIS Disdikpora, dan guru madrasah Non PNS adalah sebanyak 342 orang, terdiri dari PNS 218 orang dan non PNS 124 orang, dengan total jumlah uang Rp 3,1 Milliar lebih.
Menurut Ahmad Supardi lagi, dana tersebut langsung ditransfer kepada rekening masing-masing guru yang bersangkutan, sehingga tidak dimungkinkan adanya potong memotong, kecuali potongan pajak, yaitu 15 persen bagi PNS Golongan IV dan 5 Persen bagi PNS Golongan III dan non PNS.
Dana tersebut dipersilahkan kepada masing-masing guru untuk mengecek langsung pada rekeningnya, apakah sudah masuk rekening ataukah belum. Jika sudah masuk dalam rekening, silahkan digunakan sesuai dengan keperluan masing- masing guru.
Sedangkan jika belum, maka dipersilahkan datang melapor ke kantor Kemenag Rohul, untuk dilakukan pengecekan apakah ada kesalahan teknis, sebab bisa saja salah input nama, salah input nomor rekening, termasuk rekeningnya sudah mati, karena tidak ada saldo lagi dalam rekening.
"Kesalahan ini bisa diperbaiki, sehingga uangnya tidak akan hilang di tengah jalan, tandas Ahmad Supard," jelasnya.(Fah)
Pendidikan
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh