Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kemendikbud akan Latih 1.000 Guru untuk Tanamkan Nilai Pancasila

Pendidikan

Kemendikbud akan Latih 1.000 Guru untuk Tanamkan Nilai Pancasila

Rabu, 10 Jul 2019 15:19
Detik.com
Jumpa pers soal penyempurnaan pelajaran Kewarganegaraan
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan program penanaman nilai Pancasila untuk menyempurnakan mata pelajaran Kewarganegaraan.

"Terkait (pelajaran nilai) Pancasila, ini menjadi hidden kurikulum. Jadi artinya belajar Matematika juga belajar Pancasila, kejujuran. Kemudian belajar bersama komunikasi, itu kan gotong royong," ujar Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan, Supriano dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (10/7/2019).

'Kurikulum' ini akan diberikan kepada para guru melalui pelatihan. Pendekatan nilai Pancasila dalam mata pelajaran nantinya akan berupa praktik langsung.

"Ini lah yang dimasukkan ke dalam pelatihan para guru. Itu yang sekarang nanti guru kita latih pendekatan Pancasila ini bukan hanya mendengarkan saja, tapi praktik langsung," kata Supriano.

Sekitar 1.000 guru dari perwakilan tiap kabupaten/kota di Indonesia akan dilatih untuk penanaman nilai-nilai Pancasila kepada siswa.

"Ini nanti besok mulai tanggal 15 Juli ini kita melatih 1.028 guru kita siapkan latih di Jakarta. Minimal sementara ini, untuk sementara untuk satu kabupaten/kota 1 guru. Berarti ada 514 guru SD akan kita panggil. Kemudian juga ada 514 guru SMP. Artinya kita langsung action," sebut Supriano.

Bentuk pelatihan terhadap para guru menurutnya juga langsung praktik bersifat ceramah, namun ada praktik-praktik nilai Pancasila.

"Ini nanti arah pelatihannya praktik-praktik nilai-nilai Pancasila bukan hanya disampaikan dengan ceramah, tapi lebih banyak ke action. Melalui program penguatan kompetensi," imbuh Supriano.

Sementara itu, Kepala Balitbang Kemendikbud, Totok Suprayitno mengatakan banyak praktik penyampaian nilai Pancasila yang sebatas pengetahuan. Namun nilai itu tidak dipraktikan sebagai sebuah sikap.

"Sedangkan Pancasila tidak berhenti di pengetahuan," katanya.


Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.