- Home
- Pendidikan
- Ketua STAI Ar-Ridha Sambut Kedatangan Mahasiswa Studi Banding dari Sumbar
Pendidikan
Ketua STAI Ar-Ridha Sambut Kedatangan Mahasiswa Studi Banding dari Sumbar
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Sabtu, 10 Sep 2016 15:09
BAGANSIAPIAPI - Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridha, Agus Salim, SHI, M.Pd.I sambut kedatangan 16 mahasiswa yang menjadi duta kampus melakukan studi banding ke Balai Kota Padang Panjang, kantor LKBN Antara Sumatera Barat dan Padang Ekspres. Penyambutan menjadi tradisi baru, karena kepergiannya dilepas secara resmi.
Penyambutan dilakukan Jumat (9/9/16) sore, Agus Salim menilai, 16 mahasiswa dianggap telah berhasil meningkatkan kompetensinya dalam memperbanyak belajar dilapangan setelah mengikuti teori, khusus mata kuliah Jurnalistik Online.
Hasil studi banding tersebut menurutnya banyak yang bisa diterapkan di kampus STAI Ar-Ridha begitu juga penerapan dalam dunia kerja nantinya setelah mahasiswa tamat.
Dosen Pengampuh Mata Kuiah Jurnalistik Online, Noprio Sandi, ST menjelaskan, tiga tempat yang dikunjungi, Balai Kota Padang Panjang, LKBN Antara Sumatera Barat, dan Harian Padang Ekspres, berjalan lancar sesuai rencana.
Di Balai Kota Padang Panjang, untuk mengetahui pemerintahan berbasis online. Mereka disambut Kabag Humas, Ampera Salim, berserta Staf Hendri Firman, pengelola website dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Busmar Candra dan Antoni Aris, Senin (5/9/16), diruang rapat utama lantai 2 kantor itu.
Kota Padang Panjang menjadi tujuan studi banding, karena semenjak kepemimpinan Walikota H. Hendri Arnis, BSBA (tamatan Hawai University) dan Wakil Walikota DR. H. Mawardi, MKM, telah diterapkan pemerintahan berbasis online.
Hal tersebut dibenarkan Kabag Humas, Asmara Salim, sejak 2013, telah diterapkan pemerintahan pola kemitran berbasis online.
Masyarakat menyampaikan keluhan lewat SMS, facebook maupun WhatsApp, langsung dibaca walikota dan forward ke SKPD bersangkutan untuk ditindaklanjuti.
Keluhan masyarakat langsung direspon saat itu juga dan perkembangannya langsung dipantau walikota, jika belum ditanggapi, walikota langsung menelpon kepala SKPD bersangkutan.
Disamping itu, sistem walikota menurut Ampera Salim memangkas banyak birokrasi, dia langsung kepada stakeholder bersangkutan tanpa harus melalui birokrasi yang panjang. "Yang penting keluhan masyarakat harus direspon secepatnya," ujar Ampera.
Disamping itu, peran media cetak menurutnya mulai berkurang, yang menjadi kecendrungan walikota terhadap media online.
Bahkan semua kegiatan walikota sesegera mungkin diposting ke facebook, dan dari media sosial ini masyarakat mengetahui apa saja kegiatan walikota, termasuk banyak rekan media yang mengutip dari facebook itu.
Setelah berdialog sekira 2 jam, mahasiswa diajak melihat sistem kerja bagian humas, termasuk melihat cara pembuatan e-kliping.
Pemerintahan disini mengkliping sejumlah koran, lalu dimasukkan kemedia sosial agar seluruh masyarakat bisa membacanya.
Di LKBN Antara Sumatera Barat, terungkap, portal plat merah tersebut memiliki koran Harian Metro Andalas karena mereka menganggap media cetak masih penting untuk penyebaran informasi.
Kedatangan mahasiswa komunikasi itu disambut Plt Kepala Biro LKBN Antara Sumbar, Ikhwan Wahyudi, dua waratawan, Mario Sofyan dan Novia Harlina, Selasa (6/9/16), pada awalnya, mahasiswa diminta menyimak secara langsung rapat redaksi, pemutaran film tentang LKBN Antara, penjelasan kontain, tanya jawab, sampai meninjau semua dapur redaksi.
Yang unik, LKBN Antara Sumbar memiliki media cetak harian, Metro Andalas, keberadannya masih dinilai perlu untuk penyebarluasan informasi.
Provinsi Sumatera Barat menurut Ikhwan Wahyudi memiliki 19 kabupaten/kota, belum semua masyarakat dapat mengakses internet yang baik. "Sinyal kurang," ujarnya.
Maka untuk penyebarluasan informasi itu masih dibutuhkan koran. Keberadaannya sesuai hasil riset, 50 tahun kedepan, masih ada peluang media cetak untuk terbit. "Dengan adanya media online, keberadaan media cetak, berkurang iya, habis tidak," pendapatnya.
LKBN Antara Sumbar juga memiliki studio untuk televisi, kontentnya juga menyediakan video. "Ini ruangan untuk televisi, ini media cetak, ruangan IT, ini administrasi," katanya sambil mengajak mahasiswa menyaksikan langsung cara kerja LKBN Antara Sumbar.
Kunjungan ketiga di Harian Padang Ekspres, mereka disambut Gusti Ayu Gayatri, redaktur senior, terungkap, dalam waktu satu tahun sejak berdiri tahun 1999, harian ini bisa menguasai pangsa pasar media cetak di Provinsi Sumatera Barat.
Rahasia yang mereka terapkan, memberikan jabatan strategis
kepada seseorang dengan umur maksimal 40 tahun. "Jika sudah mencapai
umur 40 tahun, tidak lagi memegang jabatan strategis, itu stategi kami,
sehingga bisa menguasai pangsa di Sumatera Barat, kami semua muda-muda
dan energik," ujarnya. (ded)
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh