Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Khawatir Berstatus Ilegal, Ratusan Mahasiswa STAIN Kediri Demo

KAMPUS

Khawatir Berstatus Ilegal, Ratusan Mahasiswa STAIN Kediri Demo

Selasa, 22 Sep 2015 08:46
KEDIRI- Khawatir berstatus fiktif, ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kediri, Jawa Timur, berunjuk rasa. Mereka menuntut Wakil Ketua STAIN Kediri Muftasin Bilah meletakkan jabatan. Muftasin dinilai teledor yang berdampak tidak terdaftarnya 1.890 mahasiswa ke dalam data Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (Diktis).

"Muftasin harus mundur sekarang juga. Sebab tidak pantas menjadi pimpinan, "teriak mahasiswa serentak, Senin 21 September 2015.

Massa membakar ban bekas. Untuk memanaskan suasana beberapa tempat sampah milik kampus juga dibakar. Perkuliahan pun lumpuh total. Para mahasiswa menggelar mimbar bebas dengan orasi bergantian. Menurut perwakilan senat mahasiswa Nasrul Febi para mahasiswa khawatir statusnya ilegal. Apalagi sebagian besar sudah menjalani kuliah hingga semester tiga. "Kalau tidak terdaftar (Diktis) tentu kita sama saja mahasiswa ilegal,"jelasnya.

Dosa-dosa Muftasin pun dibeberkan. Muftasin yang menjabat Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan juga dituding biang kerok amburadulnya jadwal perkuliahan. Kebijakan Muftasin telah memunculkan persoalan jam belajar yang bertabrakan hingga kurangnya bangku belajar. Muftasin juga disinyalir orang dibelakang pemotongan dana mahasiswa 10 persen untuk kepentingan yang tidak jelas.

Suasana semakin panas ketika yang bersangkutan tidak bisa ditemui. Ketua STAIN Nur Chamid yang mencoba menenangkan malah menjadi sasaran kemarahan mahasiswa. Nur Chamid ditodong menandatangani surat pernyataan kesanggupan membenahi kampus dalam sepekan. Pimpinan tertinggi kampus Islam itu pun langsung mengiyakan.

Ia mengakui bahwa unjuk rasa ini dipicu ulah dosen yang mengacaukan jam belajar mahasiswa. Jumlah pengajar di STAIN Kediri sebanyak 250 orang. Dengan perincian 131 orang berstatus PNS dan selebihnya pendamping lapangan. "Namun yang bersangkutan sudah saya beri peringatan, "ujarnya. Terkait mahasiswa yang tidak masuk daftar Diktis Nur Chamid mengatakan masalah itu dalam proses penyelesaian.

Sebab Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi yang datang ke STAIN, kata dia memberi toleransi waktu pembenahan hingga 30 Desember 2015. "Semuanya dijamin berjalan sesuai ketentuan dan tidak mempengaruhi kegiatan perkuliahan, "pungkasnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.