Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kisah Haru Buruh Bangunan Sekolahkan Anaknya hingga Masuk UGM

Kampus

Kisah Haru Buruh Bangunan Sekolahkan Anaknya hingga Masuk UGM

Sabtu, 29 Jun 2019 15:46
Foto: Dokumentasi UGM

JAKARTA - Keluarga Amnidi (53 tahun) tengah di selimuti rasa haru bercampur bahagia. Pasalnya, putera sulungnnya yang bernama Rakhmat Eko Saputro diterima kuliah di Prodi Teknik Nuklir Fakultas Tekni Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dia dan isterinya Ermida (46) tidak pernah menyangka anaknya itu bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi, bahkan tanpa dipungut biaya hingga lulus nanti dengan beasiswa bidikmisi. Dirinya bersukur melihat anaknya akhirnya bisa berkuliah disalah satu kampus besar di Indonesia.

"Kaya gak percaya bisa sampai seperti ini, saya yang buruh bangunan dan hanya lulusan SMP akhirnya bisa melihat Eko masuk kuliah," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, UGM, Sabtu (29/6/2019)

Sebelum tinggal di rumah itu, Amnidi dan keluarganya menghuni rumah liar atau yang kerap disebut ruli yang berada daerah Muka Kuning Kampung Ace, Batam. Namun, pada tahun 2006 kawasan tersebut dilanda banjir besar yang turut merobohkan rumah kayu yang ditempatinya. Sementara tinggal di pengungsian, Amnidi secara bertahap membangun rumah sederhana di atas lahan 10x10 meter.

"Saya bangun sendiri rumah ini sedikit demi sedikit," jelasnya.

Amnidi menuturkan menyekolahkan anak hingga jenjang perguruan tinggi bukanlah hal yang mudah di tengah keterbatasan perekonomian keluarga. Penghasilannya dari bekerja sebagai buruh bangunan sekitar Rp3 juta per bulan sangatlah pas-pasan untuk menghidupi isteri dan dua puteranya.

"Jadi, buruh bangunan kerjanya ya gak tentu, tergantung proyek. Kalau ada proyek ya kerja kalau tidak ada ya di rumah saja," jelasnya.

Bahkan, dia pernah merasakan kerja namun tidak dibayar. Kerja keras yang diniatkan untuk menghidupi keluarga kecilnya itu serasa tidak berguna.

"Pernah ikut proyek tapi mandornya kabur jadinya duit gak keluar dan gak bayaran. Risiko kerja ikut orang seperi itu," katanya.

Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.