Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kurikulum Pendidikan Awal Kemerdekaan hingga Orde Lama

Pendidikan

Kurikulum Pendidikan Awal Kemerdekaan hingga Orde Lama

Selasa, 03 Mei 2016 12:14
okezone.com
Ilustrasi

JAKARTA - Istilah gonta-ganti kurikulum tentu bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, pergantian kurikulum secara cepat sering dikeluhkan oleh guru maupun siswa. Baru-baru ini, dunia pendidikan Tanah Air pun sempat dihebohkan dengan pengkajian ulang kurikulum 2013 sehingga beberapa sekolah memilih untuk kembali menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2016.

Sejak Indonesia merdeka, ternyata sudah ada 10 kurikulum yang pernah berlaku dalam sistem pendidikan di Tanah Air. Berikut ini sejarah perubahan kurikulum yang dirangkum Okezone dari masa awal kemerdekaan hingga akhir periode orde lama.

Kurikulum 1947 atau Rentjana Pelajaran 1947

Kurikulum ini merupakan yang pertama lahir pada masa kemerdekaan Indonesia. Saat itu, Rentjana Pelajaran 1947 baru diterapkan pada 1950. Karena masih dalam suasana perjuangan, pendidikan ditekankan pada pembentukan karakter manusia Indonesia merdeka, berdaulat, dan sejajar dengan bangsa lain di muka bumi ini. Materi pelajaran dihubungkan dengan kejadian sehari-hari, perhatian terhadap kesenian, dan pendidikan jasmani. Kurikulum ini dinilai masih dipengaruhi sistem pendidikan kolonial Belanda dan Jepang, sehingga hanya meneruskan apa yang pernah digunakan sebelumnya.

Kurikulum 1952, Rentjana Pelajaran Terurai 1952

Kurikulum 1952 telah merinci setiap mata pelajaran sehingga dinamakan Rentjana Pelajaran Terurai 1952. Ciri kurikulum ini adalah setiap pelajaran dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Silabus mata pelajaran menunjukkan seorang guru mengajar satu mata pelajaran.

Kurikulum 1964, Rentjana Pendidikan 1964

Pokok-pokok pikiran kurikulum 1964 yang menjadi ciri utama adalah pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademis untuk pembekalan pada jenjang SD. Pembelajaran kemudian dipusatkan pada program Pancawardhana, meliputi pengembangan moral, kecerdasan, emosional atau artistik, keterampilan, dan jasmani.(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.