- Home
- Pendidikan
- Limbah Plastik Bisa untuk Campuran Aspal, Sedang Diteliti Mahasiswa ITS
Pendidikan
Limbah Plastik Bisa untuk Campuran Aspal, Sedang Diteliti Mahasiswa ITS
Kamis, 18 Jul 2019 09:35
Ketua tim Thoriqul Huda mengatakan meski pemanfaatan limbah plastik sebagai campuran aspal memberikan tingkat perkerasan yang lebih baik serta daya tahan yang semakin tinggi. Namun, sifat kimiawi bitumen atau sering disebut aspal yang merupakan hidrofilik (polar) bertolak belakang dengan sifat plastik yang merupakan hidrofobik (nonpolar).
Mahasiswa yang akrab disapa Thoriq ini menjelaskan bahwa indikasi aglumerasi atau penggumpalan di dalam struktur perkerasan jalan diketahui dari meningkatnya paramater Void In Mix (VIM) dari hasil pengujian Marshall (metode pengujian stabilitas aspal).
"Nilai VIM cenderung meningkat seiring pertambahan persentase kadar plastik," ujar mahasiswa Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS ini dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (18/7/2019).
Air akan melarutkan komponen-komponen yang akan teroksidasi, sehingga mengakibatkan terus berkurangnya kadar aspal dalam campuran. Penurunan kadar aspal dalam campuran menyebabkan lekatan antara butiran batuan berkurang, sehingga terjadi pelepasan butiran (revelling) dan pengelupasan permukaan (stripping) pada lapis perkerasan jalan. Sehingga diperlukan adanya coupling agent sebagai agen penggandeng antara dua material.
"Syarat dari coupling agent adalah memiliki sifat yang hidrofobik dan hidrofilik," terang Thoriq.
Sebelumnya telah dilakukan penelitian dengan membandingkan penggunaan coupling agent epoxy dan lignin pada pencampuran antara polyetyhlene terephalate (PET) dan polyolefins (POs) yang memiliki sifat polar dan nonpolar. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa campuran lignin sebagai coupling agent dapat menghasilkan pencampuran yang memiliki distribusi dan dispersi yang lebih baik dibandingkan coupling agent epoxy.
Penelitian ini digarap Thoriq bersama Moh Firli Firdausi (Teknik Infrastruktur Sipil) dan Muhammad Rizal Afif (Teknik Material) yang tergabung dalam tim PKM - Penelitian (PKM-PE). Mereka mencoba mengembangkan upaya peningkatan kualitas lapisan AC-BC sebagai lapis antara struktur atas jalan menggunakan Polymer Modified Bitumen (PMB) limbah plastik Low Density Polyethylene (LDPE ) dan lignin sebagai coupling agent terhadap parameter stabilitas Marshall.
Thoriq mengatakan tujuan dari penelitian ini ialah guna mengetahui morfologi dan ikatan yang terbentuk akibat penambahan lignin sebagai coupling agent terhadap Polymer Modified Ritnen (PMB).
Dari penelitian ini, menurut Thoriq, didapatkan hasil yaitu terjadi peningkatan stabilitas lapis AC-BC hingga 75,9 persen dibandingkan dengan hanya menggunakan aspal murni. Serta mampu menghemat anggaran biaya pelaksanaan jalan hingga Rp 40.480.625,09 dan memanfaatkan 3,96 limbah ton sampah plastik LDPE per km.
Harapan Thoriq terhadap penelitian ini, hasilnya bisa dipaparkan ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Karena tahun 2018 lalu kementerian berencana melakukan uji coba lagi jalan aspal plastik sepanjang 27 kilometer.
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau