- Home
- Pendidikan
- Mahasiswa Bidikmisi Ini Jalan Kaki 6 Km ke Kampus
KAMPUS
Mahasiswa Bidikmisi Ini Jalan Kaki 6 Km ke Kampus
Selasa, 10 Nov 2015 15:32
MALANG - Berjalan kaki sejauh enam kilometer setiap hari tak menyurutkan semangat Vidia Mega Permata Sari untuk berkuliah. Mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Brawijaya (UB) ini memerlukan setidaknya satu jam untuk bisa sampai ke kampus.
Vidia diterima di UB melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015. Hari ini, penerima beasiswa bidikmisi itu menjadi salah satu yang beruntung lantaran bisa bertatap muka langsung dengan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir.
Menuju kediaman Vidia di Jalan Kelapa Sawit, Kelurahan Pisang Candi, Kota Malang bukan hal yang mudah karena harus melewati jalan setapak yang cukup curam. Begitu sampai, Menristekdikti, Rektor UB, Dijren Belmawa, beserta Wakil Ketua Komisi X DPR RI langsung memasuki ruang tamu yang sangat sederhana.
"Kamu ke kampus jalan kaki, kenapa tidak naik sepeda?" tanya Nasir di kediaman Vidia, Selasa (10/11/2015).
Dengan santai, alumni SMA Muhammadiyah 1 Malang itu mengatakan jika hanya punya satu sepeda dan sehari-hari dipakai sang ayah untuk berangkat kerja sebagai buruh bangunan. Berjalan kaki, imbuh Vidia, sekaligus bisa menghemat uang.
"Alhamdulillah, Vidia bisa dapat beasiswa. Kalau tidak, mungkin belum bisa melanjutkan kuliah," ujar ayah Vidia, Abdul Kadir.
Vidia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Pada Februari lalu dia harus menerima kenyataan bahwa ibunya pergi menghadap Sang Khalik. Sementara adiknya yang baru lulus SMP hingga saat ini belum melanjutkan pendidikannya ke tingkat SMA.
"Saya merasa senang sekaligus kaget didatangi langsung oleh para pejabat. Bangga sekali," tutur Vidia.
Melihat semangat Vidia berkuliah, Nasir kemudian memberikan sejumlah bantuan kepada cewek berkerudung itu untuk membeli sepeda.
"Ini buat beli sepeda, jadi kamu tidak capek lagi jalan kaki. Yang biasanya satu jam kalau naik sepeda bisa 20 menit. Belajar yang baik, raih prestasi supaya bisa membanggakan orangtua," pungkas Nasir.
(okezone.com) Pendidikan
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye