Selasa, 05 Mei 2026

Pendidikan

Mahasiswa ITS Kembangkan Mesin Penyayat Bambu

Rabu, 03 Agu 2016 14:17
Madiun Pos

SURABAYA - Lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menciptakan mesin penyayat bambu semi otomatis yang sangat bermanfaat bagi perajin anyaman bambu.

Kelima mahasiswa itu antara lain Alfiana Nur Hidayati, Muhamad Faisol, Sarlita Pigafeta, Febby Ayu Ramadhani, dan Luqman Santoso.

"Awal mula saya mendesain alat ini karena melihat betapa sulitnya para perajin dalam menyiapkan bahan baku anyaman dari bambu itu, selain terlihat lama prosesnya, kadang menghasilkan ketebalan yang berbeda-beda," kata Alfiana, seperti dikutip dari Madiunpos, Rabu (3/8/2016).

Karya mahasiswa ITS yang dituangkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan dalam seleksi nasional karya dengan judul Mesin Penyayat Bambu Semi Otomatis dengan Sistem Elektro Pneumatik Guna Meningkatkan Produktivitas UD Putri Ragil di Magetan ini, dinyatakan lolos ke tingkat nasional.

"Ide kami akhirnya terwujud untuk membantu perajin anyaman bambu di Magetan, lebih beruntung lagi, ide ini bisa dibiayai dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) sebesar Rp7,5 Juta, meski kami berlima akhirnya menambahkan biaya hingga total biaya mencapai Rp10 juta agar desain mesin ini bisa terwujud," ujar dia.

Ia mengungkapkan, sebelum mendesain alat penyayat bambu, timnya melakukan survei untuk mengetahui kebutuhan mendasar para perajin anyaman bambu. Dalam survey terungkap, perajin sulit mendapatkan bahan baku siap pakai berupa bilahan bambu.

Jika disayat manual, dua orang perajin hanya mampu menghasilkan 600 bilah bambu per hari. Sedangkan menggunakan alat tersebut, perajin akan mampu menghasilkan sekira 13.500 bilah atau sayatan siap anyam.

Cara kerja mesin tersebut mengandalkan pisau sayatan yang dibuat maju-mudur, sehingga dalam 30 detik menghasilkan 30 bilah atau lembar sayatan. Sedangkan jika dikerjakan secara manual 30 detik hanya menghasilkan satu sayatan atau satu bilah.

"Itu pun risiko hasilnya punya ketebalan yang berbeda," tuturnya. (Okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.