- Home
- Pendidikan
- Mahasiswa ITS Rancang Alat Pembersih Sampah Otomatis di Sungai
Kampus
Mahasiswa ITS Rancang Alat Pembersih Sampah Otomatis di Sungai
Kamis, 11 Jul 2019 09:03
PKM membuat Automatic River Solid Waste Scrapper (ARISTER) berbasis Internet of Things (IoT). Inovasi tersebut diyakini bisa membantu mengatasi penumpukan sampah di sungai dengan lebih mudah.
Tim tersebut terdiri dari Agung Trio Prapanca, Narumi Dwi Ramadhanti, M Farhan Rais dan Adlian Falah. Mereka berinovasi di bawah bimbingan dosen Ari Kurniawan Saputra ST MT dan Ir
Josaphat Pramudjianto MEng.
Keempat mahasiswa dari Departemen Teknik Mesin ITS itu mendapat inspirasi dari banyaknya kasus pencemaran sungai oleh limbah padat di seluruh Indonesia. "Kalau pencemaran tersebut dibiarkan terus, dapat berdampak buruk bagi lingkungan dan penduduk sekitar," ujar Narumi dalam siaran pers yang diterima detikcom melalui Humas ITS, Kamis (11/7/2019).
Akibatnya daya dukung sungai untuk menampung air hujan dan mengalirkannya ke laut mengalami penurunan. "Hal ini yang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir," paparnya.
Dalam menghadirkan solusi untuk masalah tersebut, Tim PKM enggan menggunakan cara konvensional yang dirasa masih belum efektif. Sehingga, Narumi dan kawan-kawan menginovasikan teknologi pembersih sungai yang telah diterapkan di Pelabuhan Baltimore, Amerika Serikat.
Dengan mengevaluasi kekurangan Mr Trash Wheel (alat yang digunakan di Baltimore tadi) dan menyesuaikan kondisi sungai Indonesia, lahirlah produk ARISTER ini. "Jadi ARISTER kami ialah pengambil sampah otomatis yang sudah terintegrasi IoT," jelasnya.
Alat ini dipasang di sekitar tepian sungai. Ketika sensor ultrasonik mendeteksi keberadaan sampah, sinyal listrik akan terkirim ke arduino (senarai perangkat pengendali untuk memudahkan penggunaan elektronik,). Setelah itu, arduino akan menggerakkan aktuator yang berupa motor DC sebagai penggerak alat pengambil sampah. Sampah yang telah diambil diletakkan ke dalam reservoir (wadah).
"Setelah itu operator dapat mengambil sampah di reservoir jika tiba saatnya," tambah Narumi.
Narumi dan kawan-kawan berharap ARISTER diaplikasikan di sungai-sungai di Indonesia. Khususnya sungai di Surabaya. Selain itu, Narumi berharap akan terjadi pengurangan penumpukan sampah di bagian hilir sungai nantinya.
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau