Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Mahasiswa UNY Sabet Medali Emas Dalam Ajang WIIF di China

Mahasiswa UNY Sabet Medali Emas Dalam Ajang WIIF di China

Rabu, 07 Mar 2018 09:28

JAKARTA - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil menyabet medali emas dalam ajang The 2nd World Invention and Innovation Forum (WIIF) di Foshan, China berkat gagasan aplikasi perangkat mobile berbasis android untuk memprediksi erupsi merapi melalui suhu dan tekanan.

Aplikasi ini dapat menunjukkan parameter suhu udara secara berkala sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, peneliti dalam melakukan penelitian di gunung berapi, dan juga pemerintah dalam menentukan waktu yang tepat untuk evakuasi.

Selain medali emas, tiga peghargaan khusus juga dibawa pulang yakni Best Award yang diberikan oleh Women's Inventors Association "NOVA"Bosnia dan Herzegovina, Gold Award yang diberikan oleh Manila Young Inventos Association, Philippines, serta Appreciated Award yang diberikan oleh Indian Innovators Association, India.

Seperti dilansir dari laman UNY, Rabu (7/3/2018), delapan orang mahasiswa penggagas aplikasi inovatif ini berasal dari berbagai jurusan, yaitu Debby Agustin dari jurusan Biologi, Roni Marudut Situmorang dari Pendidikan Geografi, Singgih Bekti Worsito mahasiswa Pendidikan Teknik Mekatronika, Rifaldy Fajar dan Prihantini dari Matematika, Riana Dwi Kurniawati mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Kristian Bayu Ardianto dari Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan Lailatul Fitriyah dari Pendidikan Biologi.

Namun, pada ajang WIIF tersebut tim UNY hanya diwakili oleh Debby Agustin dan Roni Marudut Situmorang untuk mempresentasikan karya yang berjudul "Volcansmart : Pre-Disaster Mitigation Volcano Eruption Android App". Tim UNY sendiri merupakan satu-satunya perwakilan Indonesia sekaligus menjadi peserta termuda dalam kompetisi yang didominasi oleh peserta bergelar doktor atau profesor ini.

Ada beberapa pilihan topik yang dapat diambil peserta dalam acara WIIF ini, yaitu Artificial intelligence, Civil-military integration, Commercialization of invention achievements as well as the international technological transfers, Policies for innovations of science and technologies, Youth innovative education, dan Imagination of future science and technology.

WIIF juga dihadiri oleh inventor dari berbagai negara, seperti Jerman, India, Iran, Iraq, Lebanon, Malaysia, Mozambique, Maroko, Nigeria, Filiphina, Polandia, Serbia, Sudan, Swedia, Syria, Togo, Uni Emirat Arab (UAE), Uganda, USA, Vanuatu, Bosnia dan Herzegovina, Perancis, Japang, Singapura dan Korea. Kompetisi WIIF sendiri diselenggarakan oleh China of Inventions (CAI) dan Foshan Municipal Government yang bekerjasama dengan International Federation of Inventors' Associations (IFIA).

(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:19

    Truk Kaca Tabrak Truk Bermuatan Pasir di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Meninggal Dunia.

    JAKARTA-Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk bermuatan terjadi di Ruas Tol Dalam Kota Km 02+200B, Jumat (15/5/2026) pagi.Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala men

  • Jumat, 15 Mei 2026 13:54

    Ketua PGRI Jateng Soal Hapus Guru Honorer: Harusnya Pemerintah Pastikan Dulu Kebutuhan Guru di Daerah

    Rencana pemerintah menjalankan kebijakan penghapusan guru honorer di sekolah negeri mulai 1 Januari 2027 dapat memicu krisis tenaga pengajar di sejumlah daerah.Sebab, banyak sekolah masih bergantung p

  • Jumat, 15 Mei 2026 13:36

    Heboh Tagihan Listrik Lebih Mahal, PLN Beri Penjelasan

    PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran tarif listrik. Sehingga bisa mengelola pemakaian secara lebih bijak, agar t

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.