Sabtu, 20 Jun 2026

Mencetak Guru-Guru Bebas Gaptek

Kamis, 19 Nov 2015 10:05
Okezone
Suasana Bett Asia Leadership Summit 2015 di Singapura, 17-18 November.

SINGAPURA - Information communication technology (ICT) sedang merasuk ke berbagai bidang, tidak terkecuali pendidikan. Berbagai pelatihan guna menunjang kemampuan ICT pendidik dan tenaga kependidikan pun gencar digelar.

Di Indonesia, fokus pelatihan ICT bagi para guru adalah memastikan para guru memiliki level yang sama dalam pemahaman tentang ICT. Education Lead Microsoft Indonesia Benny Kusuma memaparkan, secara umum para guru Indonesia punya passion untuk berubah dan memanfaatkan teknologi dalam di ruang kelas.

"Terkadang mereka hanya bingung mau mulai dari mana, merasa takut bertentangan dengan kementerian, atau apakah teknologi yang mereka pakai sudah tepat," ujar Benny.

Guru, imbuh Benny, membutuhkan bantuan teknologi untuk mempersiapkan materi ajar yang relevan dari tahun ke tahun. Teknologi juga membantu mereka berpikir strategis dalam menyiapkan konten saya pembelajaran yang senantiasa relevan.

Karena itulah, pelatihan ICT bagi guru berkaitan dengan hal-hal aplikatif. Dimulai dengan mencari tahu apa yang dilakukan dan dibutuhkan guru, kemudian mengembangkan cara guru dan murid berkolaborasi, hingga metode guru membagi konten secara cepat secara offline dan online.

"Kami memastikan para guru sudah siap dengan teknologi yang mendukung pembelajaran di ruang kelas," kata Benny.

Agar lebih efektif, pelatihan pun dilakukan secara massif. Partners in Learning Manager Microsoft Indonesia Obert Hoseanto menyampaikan, sejak 2003, sudah lebih dari belasan ribu guru mengikuti pelatihan ICT tersebut.

"Dulu memang teknologi belum berkembang secepat ini dan penerapannya juga belum seluas ini. Usai pelatihan, banyak juga guru yang langsung lupa. Karena itu, sekarang kami mengubah strategi pelatihannya," tutur Obert.

Pelatihan dipusatkan pada penyiapan kader-kader trainer dari kalangan guru. Para master trainer inilah yang nantinya menyebarkan ilmu kepada koleganya. Dengan begitu, penyampaian materi akan lebih efektif. 

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.