Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Mendikbud: Perbanyak Orang Asing Belajar Bahasa Indonesia

Mendikbud: Perbanyak Orang Asing Belajar Bahasa Indonesia

Selasa, 16 Feb 2016 14:39
(Foto: Iradhatie W/Okezone)
Mendikbud Anies Baswedan melepas 80 guru Bahasa Indonesia untuk mengajar di berbagai negara.

JAKARTA - Sekira 80 guru akan diberangkatkan ke berbagai negara untuk mengajar bahasa Indonesia. Para tenaga pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) ini turut menjalankan misi menginternasionalisasikan bahasa Indonesia.

Terkait hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan dalam acara Pembekalan dan Pelepasan Guru BIPA ke luar negeri di Kemdikbud, Selasa (16/2/2016) mengatakan, internasionalisasi bahasa Indonesia memang penting. Namun, lebih penting lagi meningkatkan minat orang asing dalam mempelajari bahasa Indonesia.

"Capaian tidak hanya sebagai bahasa resmi, tetapi dipandang sebagai kegiatan jangka panjang. Minat orang internasional lebih penting ketimbang hanya sebagai bahasa resmi. Makin banyak orang asing menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, itu lebih baik daripada hanya penetapan bahasa resmi di atas dokumen," paparnya.

Selain itu, internasionalisasi bahasa Indonesia juga harus dilakukan secara natural. Para tenaga pengajar BIPA tidak perlu terlalu ngotot, bahkan sampai menimbulkan perdebatan.

"Jangan terlalu ngotot. Proses lebih secara natural, people to people. Halus saja, jangan terlalu berdebat," tuturnya saat menjawab salah satu pertanyaan dari guru BIPA mengenai strategi mengajar siswa yang kritis.

Anies menjelaskan, para guru harus siap menerima pertanyaan siswa di luar negeri yang cenderung kritis, seperti soal terorisme.

"Kalau ada pertanyaan mengenai terorisme, jangan hanya membicarakan Indonesianya, tetapi juga membahas dalam konteks mereka. Negara kita ini paling berhasil menangani kasus terorisme," paparnya.

Selama empat bulan, para tenaga pengajar BIPA akan dikirim ke berbagai negara. Tahun ini, negara yang menjadi sasaran pengiriman tenaga pengajar BIPA di antaranya Vietnam, Laos, Thailand, Malaysia, Brunei, Kamboja, China, Jerman, Prancis, Myanmar, Amerika Serikat (AS), Filipina, Maroko, dan Tunisia.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 16:29

    Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal

    Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali

  • Senin, 22 Jun 2026 16:26

    Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO

    JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah

  • Senin, 22 Jun 2026 16:18

    Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal

    Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad

  • Senin, 22 Jun 2026 15:36

    Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan

    Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb

  • Senin, 22 Jun 2026 15:32

    Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026

    PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.