- Home
- Pendidikan
- Meski Sibuk Nafkahi 9 Adik, Izhak Berkeinginan Kembali ke Bangku Kuliah
Pendidikan
Meski Sibuk Nafkahi 9 Adik, Izhak Berkeinginan Kembali ke Bangku Kuliah
Kamis, 21 Des 2017 11:13
JAKARTA – Setelah pengunduran dirinya, pihak ITB melalui para dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia terus menjalin komunikasi dengan Muhammad Izhak yang kini tengah berusaha menafkahi sembilan adiknya sebagai penjual gula merah di kampung halamannya di Dusun Tojangan, Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Dari komunikasi tersebut, diketahui rencana Izhak ingin melanjutkan studi ke Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara.
"Kami menjalin komunikasi. Yang saya dengar dari mahasiswa 2013, Izhak ingin melanjutkan kuliah di Universitas Halu Oleo (UHO), Sulawesi Tenggara," jawab Direktur Pendidikan Institut Teknologi Bandung, Dr. Yuli Setyo Indartono kepada Okezone, Rabu (20/12/2017).
Lantaran tidak bisa menerima Izhak kembali ke Kampus ITB, Dr. Yuli mendukung penuh keinginan pemuda itu untuk pindah kuliah ke UHO yang dilihat paling dekat dengan kampung halamannya dibandingkan dengan universitas-universitas lain.
"Kalau ke ITB lagi, ada kendala. Lebih bijaksana bila kita mendorong Izhak kuliah di sana biar bisa fokus mengurus adiknya," imbuhnya.
Untuk mendukung Izhak agar bisa kuliah lagi, Dr. Yuli menyatakan siap memfasilitasi transfer nilai dan surat rekomendasi bila diperlukan. Kendati demikian, pihak ITB belum menerima kabar lebih lanjut terkait keinginan Izhak untuk melanjutkan kuliah.
Kendati Izhak sulit memiliki peluang menyelesaikan S-1 di ITB, namun tidak menutup kemungkinan dirinya mengambil jenjang S-2.
"Setelah kondisinya sudah memungkinkan, Izhak bisa lanjut S-2 di ITB," tutupnya.
Sebelumnya viral di media sosial kisah Muhammad Izhak yang harus meninggalkan bangku kuliahnya di Kampus ITB lantaran harus mengurus sembilan adiknya yang masih kecil di kampung halamannya, pasca kedua orangtua Izhak meninggal dunia. Cerita Izhak sontak menjadi perbincangan dan banyak pihak empati dengan yang dialaminya.
(okezone.com)
Pendidikan
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit