Selasa, 02 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Orangtua Murid Inginkan Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Siak

Orangtua Murid Inginkan Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Siak

Admin
Rabu, 11 Nov 2020 09:36
pekanbaru.tribunnews.com

SIAK - Orangtua murid di kabupaten Siak sudah bosan dengan metoda pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Mereka meminta agar pemerintah dapat memberlakukan pembelajaran tatap muka kembali.

Guru SD Negeri 01 Buantan Lestari, Ridwan mengakui rata-rata walimuridnya mempertanyakan kapan belajar tatap muka di sekolah dilaksanakan.

Alasannya, terlalu lama belajar daring, anak-anak kesulitan memahami materi pembelajaran.

"Ada orangtua yang mengaku tidak mampu mendampingi anaknya belajar di rumah.  Banyak alasan, ada yang daerah tempat tinggal siswa sulit jaringan internet," kata dia, Selasa (10/11/2020).

Ridwan juga tidak tahu kemungkinan bisa kembali belajar tatap muka. Sebab, dia bukanlah pengambil kebijakan. Karena itu, ia juga mempertanyakan ke dinas pendidikan dan Satgas Covid 19.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, L Budhi Yuwono mengatakan pihaknya memahami persoalan yang disampaikan Ridwan.

Baik orangtua murid maupun anak-anak jenuh dengan pembelajaran jarak jauh.

"Belajar melalui daring ini memang sangat tidak maksimal, namun hingga kini pemerintah pusat belum membuat kebijakan terkait belajar tatap muka di sekolah," kata Budhi. 

Untuk di Kabupaten Siak sendiri, belum lama ini kasus Covid-19 itu terjadi di klaster pendidikan atau sekolah yakni di Kecamatan Koto Gasib dan Bungaraya. Dengan alasan itu ia turut khawatir. 


"Apalagi di Siak klaster anak-anak juga ada. Bahkan dari hasil diskusi kita ke Disdik mereka juga tidak berani untuk membuka sekolah saat ini," kata Budhi. 

Ia mengatakan, beberapa negara tetangga yang sudah mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah, justru membuat gelombang Covid-19 terjadi.

"Malaysia itu sekolahnya sudah menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat, tetapi tetap saja terjadi penularan virus Corona ini," kata Budhi.

Untuk pendidikan yang sudah aktif saat ini di Kabupaten Siak hanya Pondok Pesantren. Hal itu juga sebelumnya dengan pertimbangan yang matang.

"Kalau pondok pesantren ini anak-anak tinggal di asrama dan tidak dibolehkan keluar masuk atau dikunjungi oleh orang dari luar asrama. Jadi dari sisi keamannya masih terjaga, sementara sekolah formal lainnya itu siswa datang dan kembali setiap hari. Maka sangat rawan penularan virus Corona," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Disdikbud Siak mempersiapkan skenario untuk pembelajaran tatap muka di sekolah. Sebab, wacana untuk belajar di sekolah telah dibahas secara nasional.

"Kita sudah merancang skenario untuk memulai pembelajaran tatap muka di sekolah," kata Kepala Disdikbud Siak Lukman.

Ia mengatakan, untuk membuka kembali pembelajaran tatap muka di kelas di masa pandemi berbeda dengan hari-hari normal.

Pihaknya tetap meminta persetujuan dan arahan dari Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 serta bupati Siak. Supaya kebijakan memulai pembelajaran tatap muka menjadi kebijakan pemerintah daerah.

"Jika memungkinkan kami akan ajukan skenario pembelajaran tatap muka secara terbatas kepada bupati dan Satgas," kata Lukman.


Rencananya akan dimulai pada semester genap tahun ajaran 2020/2020, Januari 2021 mendatang. Namun belum ada kepastian untuk melaksanakanya sejauh ini.

Apalagi belum ada kebijakan yang dikeluarkan terkait dilaksanakannya kembali pembelajaran tatap muka di sekolah.

"Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) memang mempunyai kendala dibanding pembelajaran tatap muka. Namun selama ini kami tetap memantau agar efektifitas dan efisiensinya dapat maksimal," kata dia.

Lukman juga mengaku harus hati-hati, agar tidak terjadi klaster baru kasus positif Covid 19 di kalangan pelajar atau sekolah. 

"Jadi tidak hanya skenarionya saja yang kita laksanakan, tetapi juga kesiapan di masing-masing sekolah. Seperti mengatur jarak tempat duduk, fasilitas cuci tangan, dan antisipasi kerumunan anak di kantin atau di halaman sekolah," kata dia.


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.