- Home
- Pendidikan
- Panitia SNMPTN Sosialisasikan Cara Tepat Pilih Prodi
Panitia SNMPTN Sosialisasikan Cara Tepat Pilih Prodi
Jumat, 29 Jan 2016 16:56
PADANG - Sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 gencar dilakukan banyak pihak. Panitia SNMPTN 2016 untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar), akan fokus menyosialisasikan cara pemilihan tepat program studi (prodi) kepada siswa kelas tiga SMA sederajat di provinsi tersebut.
"Sosialisasi pemilihan prodi secara tepat ini menjadi fokus sebab dalam beberapa tahun terakhir masalah yang terjadi saat mengikuti SNMPTN yakni ketidaktahuan informasi peringkat jurusan tersebut," kata anggota panitia SNMPTN Universitas Andalas (Unand), Syafwardi di Padang, Jumat (29/1/2016).
Dia menyebutkan, sosialisasi pemilihan prodi akan menyertakan informasi terkait angka rasio keketatan atau perbndingan satu dosen dengan jumlah mahasiswa dari program studi (Prodi) tersebut. Dalam hal ini, siswa akan diperlihatkan nilai rasio keketatan dari prodi yang tertinggi hingga terendah. Dengan begitu, kata dia, siswa telah memiliki gambaran tentang prodi yang akan dipilih dan diharapkan tepat sesuai kemampuan.
"Selain itu kami juga akan menampilkan peringkat dan peluang siswa masuk suatu prodi dengan menggunakan aturan yang telah ditetapkan pusat," katanya.
Sebagai contoh siswa SMA yang di daerah akan diperlihatkan peluang SMA-nya bisa masuk ke perguruan tinggi dengan perbandingan SMA favorit lainnya. Artinya bila SMA-nya jauh berada di peringkat bawah sementara prodi idamannya cukup favorit, dengan kemampuan yang pas-pasan bisa beralih ke prodi lain dengan angka keketatan lebih rendah.
"Diharapkan dengan adanya sosialisasi seperti ini sudah tidak ada lagi kesalahan dalam pemilihan sehingga tidak dapat kuliah di perguruan tinggi meski memiliki prestasi cemerlang," katanya.
Menurutnya sejak tahun lalu sosialisasi semacam ini telah dimunculkan namun hanya dalam bentuk diskusi. Pada tahun ini proses teknis tersebut akan dimasukkan ke dalam materi sosialisasi SNMPTN dan bahkan SBMPTN, ucapnya.
Sementara itu salah satu guru SMA di kota Padang, Esiwati berharap agar perguruan tinggi total menyosialisasikan SNMPTN tersebut. Artinya bukan sekadar pemberian selebaran atau sosialisasi melalui kepala sekolah, melainkan langsung berinteraksi dengan siswa dan guru.
"Dengan begitu, langkah ini dapat menjadi upaya strategi pengajar untuk mempersiapkan siswanya pada SNMPTN yang akan datang," ucapnya.
(okezone.com) Pendidikan
Pelaku Pembunuhan di Sungai Sembilan Dumai Ditangkap, Sebelum Cekcok Minum Tuak Bersama Korban
DUMAI â€" Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai bersama tim gabungan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan korban Suyetno (41) meningga
Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Mantan Bupati Rohil Diperiksa Polda Riau
PEKANBARU - Afrizal Sintong yang merupakan mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil), hari ini diinformasikan menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. Informasinya, ia diperiksa atas dugaan tindak pidana korups
Kerjasama dengan 23 SMP Swasta, Pemko Pekanbaru Jamin Biaya Pendidikan Selama 3 Tahun
PEKANBARU-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Kota Pekanbaru tahun ajaran 2026/2027 dimulai Senin (22/6/2026) pukul 00.00 WIB besok. Ada 51 SMP Negeri di Kota Pekanbaru yang akan menampung
Peringati HUT ke-18, RSUD Petala Bumi Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagikan Kacamata Gratis
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Tahun 2026, RSUD Petala Bumi ProvinsiRiau menggelar kegiatan pelayanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat.Kegiatan te
Riau Kaya Raya, PAD Tinggal Sisa: Bocor di Mana?
Di atas kertas, Provinsi Riau adalah salah satu wilayah terkaya sumber daya di Indonesia. Hamparan kebun sawit mencapai jutaan hektare, pabrik beroperasi siang-malam, dan arus logistik tak pernah bena