Senin, 11 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Penggunaan Cadar bagi Mahasiswi Dikhawatirkan untuk Nyontek & Perjokian

Penggunaan Cadar bagi Mahasiswi Dikhawatirkan untuk Nyontek & Perjokian

Jumat, 09 Mar 2018 15:28

MAKASSAR - Akhir-akhir ini beberapa institusi perguruan tinggi memperdebatkan terkait larangan menggunakan cadar pada mahasiswi. Salah satu diantaranya adalah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) Yogyakarta yang menerapkan aturan tersebut dan menuai pro kontra.

Wakil Dekan IV Bidang Kerohanian, Fakultas Ilmu Komputer (Fikom), Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Dra. Haji Jami'ah Tompo, M. Hum responsif terhadap adanya larangan penggunaan cadar dalam hal–hal tertentu.

Menurutnya, di zaman yang serba modern ini, tingkat naluri mahasiswa dalam melakukan tindakan tidak terpuji, seperti mencontek juga semakin menjadi-jadi. Alih-alih menggunakan cadar, bisa saja mahasiswi tersebut mewakili temannya saat proses ujian berlansung. Ditambah lagi kini zaman telah berubah. Banjirnya informasi melalui kehadiran internet dan hadirnya beragam perangkat teknologi membuat para mahasiswa dapat melakukan kecurangan dengan mudah.

"Bisa saja mahasiswa tersebut memanfaatkan temannya. Seperti menggunakan cadar lalu kemudian membantu temannya dalam proses ujian berlangsung. Namun penggunaan cadar sebenarnya tidak dilarang tetapi dalam konteks tertentu, semisal di dalam kelas yang dimana proses belajar mengajar dan ujian sedang berlangsung," kata Jami'ah, Jumat, (9/3/2018).

Secara pribadi dirinya setujuh akan adanya pelarangan menggunakan cadar di daerah-daerah tertentu. "Saya rasa dihadapan umum memang harusnya aurat ditutup. Akan tetapi dalam kelas yang diatur dalam kelas kami memang sudah dipisahkan antara akhwat dan ikhwat," bebernya.

Hal berbeda diungkapkan Kepala Bidang Humas dan Protokol Universitas Hasanuddin (Unhas) Ishak Rahman. Menurutnya, aturan dan larangan penggunaan cadar dalam lingkup kampus sangat merenggut hak bagi kaum perempuan.

"Aturan semacam ini tentunya terkesan tidak mendukung para kaum perempuan untuk menutup auratnya.Tentunya aturan semacam ini tidaklah diberlakukan di kampus kami," kata Ishak.

Menurutnya, menggunakan cadar tidak dilarang secara syariah termasuk di lingkungan pendidikan. Pertimbangan larangan cadar kemungkinan ditengarai aspek sosiologis, ideologis dan proses belajar mengajar.

"Ketakutannya dikhawatirkan pergaulannya menjadi eksklusif, tidak membaur, demikian juga pikiran dan perilaku keagamaannya dikhawatirkan eksklusif," jelasnya.

Sebelumnya,Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta melarang mahasiswi menggunakan cadar di lingkungan kampus. Rektor UIN Sunan Kalijaga Yudian Wahyudi bahkan mengancam akan mengeluarkan mahasiswi yang nekat menggunakan cadar jika sudah tujuh kali diperingatkan dan dibina.

(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.