- Home
- Pendidikan
- Rekrutmen Guru akan Sesuai Kebutuhan
Pendidikan
Rekrutmen Guru akan Sesuai Kebutuhan
Kamis, 19 Mei 2016 11:42
JAKARTA - Jumlah guru yang pensiun akan mencapai setengah juta orang pada 2019. Namun pemerintah akan merekrut guru sesuai dengan analisis jabatan di masing-masing daerah.
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Sumarna Surapranata mengatakan, penambahan guru PNS akan tetap dilakukan meski bukan karena adanya guru yang pensiun itu. Pranata menjelaskan, selain rekrutmen guru PNS melalui Guru Garis Depan (GGD), penerimaan guru akan dibuka melalui mekanisme lain.
"Tetapi harus dihitung dulu analisis jabatan oleh masing-masing daerah yang akan menentukan kebutuhan guru di masing-masing kabupaten kota," katanya.
Pranata mengaku, pemerintah tidak merasa khawatir tentang setengah juta guru yang akan pensiun di 2019 tersebut. Dia menjamin, kelas-kelas tidak akan kekurangan guru karena akan ada analisis jabatan yang menjadi salah satu cara untuk menentukan kebutuhan dan kemampuan fiskal di suatu daerah. Pranata menjelaskan, hal yang paling mendesak dalam kebutuhan guru sebetulnya adalah penyelesaian distribusi guru yang harus merata di setiap daerah.
Pranata menjelaskan, rekrutmen guru PNS tahun ini akan diselesaikan dulu melalui GGD. Diketahui, tahun ini kuota GGD naik 10 kali lipat atau dari 798 ke 7.000 guru yang akan menetap secara permanen di 93 kabupaten terdepan Indonesia. Setelah formasi GGD selesai, jelasnya, maka akan dibicarakan kembali pola rekrutmen guru PNS dengan pihak terkait seperti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Nanti baru akan dibicarakan dengan pihak terkait mengenai rekrutmen CPNS guru. Hal yang paling penting adalah pendidik dan tenaga kependidikan termasuk yang tidak moratorium. Namun sekali lagi perhitungan kebutuhan guru PNS harus berdasarkan analisis jabatan yang matang agar tidak terjadi over supply ataupun di bawah supply," ungkap Pranata (okezone.com)
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh