- Home
- Pendidikan
- Seputar Fakta Kematian Mahasiswa Telkom University
Peristiwa
Seputar Fakta Kematian Mahasiswa Telkom University
Rabu, 14 Mar 2018 11:20
Hingga kini, Rabu (14/3/2018), pelaku masih berkeliaran bebas. Mahasiswa Fakultas Tehknik Elektro angkatan tahun 2014 itu ditemukan tersungkur bersimbah darah oleh warga di Jalan Radio, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten, Jawa Barat, Minggu (11/3), sekitar pukul 00.40 WIB. Lokasi penemuan korban tidak jauh dari gerbang belakang Tel-U.
Pemuda kelahiran Medan itu tewas setelah mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri. Tidak ada saksi dalam kejadian ini. Selain itu di lokasi penemuan jasad korban kamera pengintai CCTV mati dan hal tersebut menyulitkan pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan.
"Ada satu luka tusuk di dada atas sebelah kiri. Korban diduga meninggal kehabisan darah karena lukanya mengenai bagian paru-paru," kata Firman.
Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sepeda motor dan dompet milik korban. Belakangan, ponsel milik korban ternyata raib.
Sebelum ajal menjemput, Ale sempat berpesan kepada pemilik warung dekan indekosnya untuk tidak mengunci pintu gerbang. Ale indekos di Kampung Citereup 01/13, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot.
"Jam sepuluh malam pesan makan, bilang jangan gembok dulu saya mau keluar," kata Uki Basuki (43), pemilik warung makan, menirukan ucapan Alexander di sekitaran indekos korban.
"Perginya sepertinya sesudah makan. Cuman tujuannya enggak tahu mau ke mana pokoknya pas saya tutup warung jam 11, dia belum pergi," kata Uki menambahan.
Info beredar, Alexander diduga menjadi korban kejahatan saat transaksi penjualan ponsel dengan metode cash on delivery (COD) atau bertemu langsung dengan pembeli. Sebab Alexander sempat mengumumkan menjual ponsel di Facebook akun pribadinya.
"Itu masih banyak informasi yang masuk ke kita, namun tetap masih kita dalami motifnya apa yang sebenarnya terjadi," kata KBO Reskrim Polres Bandung Iptu Pitran R di Mapolres Bandung.
Fakta ponsel hilang terungkap saat polisi mendatangi indekos milik Ale. Di kamarnya, polisi tidak menemukan telepon genggam korban. Polisi hanya menemukan barang bukti satu laptop milik Alexander.
Polisi terus menggali informasi dari sejumlah saksi yang sudah diperiksa, untuk melacak pembunuh Ale. "Kita sedang konsen memperdalam dari teman-temannya yang terakhir bertemu sama korban," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana di Mapolda Jabar.
Tak hanya itu, polisi turut memeriksa nomor ponsel korban yang hilang beserta ponselnya.
Ale dimakamkan di TPU Mangunjaya, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/3). Proses pemakaman disaksikan keluarga dan teman-temannya. Selain itu, jajaran staf Fakultas Elktro turut hadir.
Selasa (13/3) kemarin, lobi Fakultas Teknik Elektro terdapat dua karangan bunga dukacita untuk Ale yang dipasang di dua sisi tembok. Karangan bunga tersebut dipasang oleh teman-teman Ale.
Kaprodi Teknik Elektro Sigit Yuwono mengatakan saat ini Ale tengah berencana menyelesaikan skripsi. Dia mengungkapkan Ale sudah berjanji kepada orang tua akan menyelesaikan skripsi pada tahun ini. Sebab ayahnya sudah pensiun bekerja.
"Diwanti-wanti agar segera lulus dan cepat bekerja karena akan menjadi tulang punggung keluarga. Janji ke orang tua ditepati (karena menyelesaikan skripsi di semester delapan), peluang untuk selesai tepat waktu tinggi," tutur Sigit.
(detik.com)
Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita
Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P
23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan
Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala
PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia
BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K
Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban
KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs
Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis
Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r