- Home
- Pendidikan
- Siswa Sekolah Harus Pandai Bergaul dengan Media Digital
Siswa Sekolah Harus Pandai Bergaul dengan Media Digital
Sabtu, 30 Jan 2016 15:39
Buktinya, banyak orang yang telah menggunakan perangkat digital untuk mempermudah aktivitas mereka sehari-hari, atau hanya sekadar digunakan untuk hiburan semata. Yang terbaru mungkin fenomena Go-Jek di kalangan masyarakat, yang dinilai sukses memanfaatkan media digital sebagai sarana transportasi alternatif.
Nah, terlepas dari hal tersebut, mungkin saat ini seseorang bisa menghabiskan waktunya seharian dengan media digital. Contoh kecil saja, bila Anda berjalan ke sebuah tempat keramaian, bisa dilihat bila rata-rata orang asyik memegang ponsel, laptop atau tab-nya.
Tentunya dengan beragam kepentingan, baik untuk mencari informasi, transaksi bisnis maupun hanya sekadar bermain game online atau bercengkerama di media sosial, seperti path, facebook, dan line.
Dengan fakta tersebut, itu menunjukkan bahwa banyak manfaat yang memang dapat diambil dari media digital itu sendiri, mungkin di antaranya sebagai sarana pembelajaran efektif dan pengembangan keterampilan teknis, sarana bersosialisasi dengan teman secara online, dan sarana komunikasi lintas batas.
Selain itu juga sarana pengembangan diri anak-anak berprestasi. Bahkan melihat perkembangan media digital yang semakin pesat membuat pemerintah mulai melirik media sosial seperti twitter dan facebook untuk menyosialisasikan kebijakan dan programnya kepada masyarakat.
Bak pisau bermata dua, di sisi lain media digital juga memiliki sisi negatif. Bila memang tidak mampu untuk dikontrol, seperti anak-anak bisa menjadi asosial, karena situs jejaring sosial dapat membuat remaja lebih mementingkan diri sendiri ketimbang orang lain.
Lalu, karena sifatnya, semua konten bisa diakses oleh anak yang bisa berakibat pada tampilan tidak layak untuk mereka. Selanjutnya, pemicu terjadinya tindakan kriminalitas akibat situs jejaring sosial yang sudah banyak terjadi baik di dalam maupun luar negeri.
Siswa SMA Panca Budi Medan, Chindy Valen, mengakui saat ini dirinya tidak bisa lepas dari media digital. Kalau dihitung, Chindy mengaku bisa kurang lebih 10 hingga 14 jam. Namun dirinya tidak mau menghabiskan waktu 'bermain' bersama media digital untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
"Biasanya buka-buka blog yang berhubungan dengan tugas dari sekolah. Kalau tidak lihat-lihat media online untuk melihat perkembangan informasi. Baru sesekali bisa jejaring sosial, kayak path dan twitter," ucapnya, dikutip Waspada Online, Sabtu (30/1/2016).
"Aku juga sempat takut dengan banyaknya kriminalitas yang terjadi lewat jejaring sosial. Namun setelah dipikir-pikir, kalo kita nggak buka yang macam-macam, pasti aman-aman aja," pungkasnya.
So, ayo lebih pintar dengan media digital!
Pelaku Pembunuhan di Sungai Sembilan Dumai Ditangkap, Sebelum Cekcok Minum Tuak Bersama Korban
DUMAI â€" Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai bersama tim gabungan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan korban Suyetno (41) meningga
Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Mantan Bupati Rohil Diperiksa Polda Riau
PEKANBARU - Afrizal Sintong yang merupakan mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil), hari ini diinformasikan menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. Informasinya, ia diperiksa atas dugaan tindak pidana korups
Kerjasama dengan 23 SMP Swasta, Pemko Pekanbaru Jamin Biaya Pendidikan Selama 3 Tahun
PEKANBARU-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Kota Pekanbaru tahun ajaran 2026/2027 dimulai Senin (22/6/2026) pukul 00.00 WIB besok. Ada 51 SMP Negeri di Kota Pekanbaru yang akan menampung
Peringati HUT ke-18, RSUD Petala Bumi Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagikan Kacamata Gratis
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Tahun 2026, RSUD Petala Bumi ProvinsiRiau menggelar kegiatan pelayanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat.Kegiatan te
Riau Kaya Raya, PAD Tinggal Sisa: Bocor di Mana?
Di atas kertas, Provinsi Riau adalah salah satu wilayah terkaya sumber daya di Indonesia. Hamparan kebun sawit mencapai jutaan hektare, pabrik beroperasi siang-malam, dan arus logistik tak pernah bena