Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Solusi Kemendikbud Bangun Komunikasi Efektif Sekolah dan Orang Tua

Pendidikan

Solusi Kemendikbud Bangun Komunikasi Efektif Sekolah dan Orang Tua

Sabtu, 09 Feb 2019 15:10
Detik.com
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimbau agar kolaborasi antara orang tua siswa dan sekolah terus ditingkatkan. Hal ini bertujuan agar anak atau siswa dapat mencapai keberhasilannya dalam pembentukan karakter maupun bidang akademik.

Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud, Sukiman, menegaskan agar orang tua tidak menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak ke sekolah. Sebab, kolaborasi antara sekolah dan orang tua berperan penting untuk menentukan keberhasilan siswa.

"Pendidik yang pertama dan utama itu ada di keluarga, lalu setelah itu anak akan meneruskan pendidikan formal atau informal. Kolaborasi antara keluarga dan sekolah yang positif akan memberikan manfaat yang banyak," ujar Sukiman kepada detikcom, Sabtu (9/2/2019).

Sukiman mengatakan kolaborasi tersebut bisa ditingkatkan dengan membangun komunikasi yang efektif antara sekolah dan orang tua.

Maka ia mengimbau agar sekolah membuka pintu selebar-lebarnya untuk berkomunikasi ke orang tua siswa. Menurutnya, hal ini masih sering diabaikan oleh banyak sekolah.

"Namun ada hal yang perlu ditegaskan lagi, jangan informasi negatif saja yang di-share ke orang tua. Informasikan juga hal positif seperti prestasi anak menjadi ketua kelas agar orang tua bisa mengapresiasi anak di rumah. Termasuk juga informasi proses akademik dan nonakademik. Jadi keluarga tahu perkembangan anak, bukan hanya tentang penerimaan rapot," jelasnya.

Tak hanya itu, Sukiman juga menyarankan agar sekolah menjalin komunikasi dengan lingkungan sekitar demi memantau kegiatan anak di luar pantauan sekolah maupun orang tua.

Tujuannya adalah menyosialisasikan arahan jika siswa berada di luar lingkungan sekolah saat jam sekolah berlangsung atau saat usai sekolah siswa tidak langsung pulang ke rumah.

"Pihak sekolah bisa datang ke ketua RT dan RW sekitar untuk menyosialisasikan hal tersebut. Lingkungan sekitar sekolah juga disarankan punya nomor sekolah yang bisa dihubungi. Lebih baik ada layanan chat seperti WhatsApp agar lebih memudahkan," katanya

Nantinya, warga sekitar bisa memberi tahu pihak sekolah untuk kemudian diteruskan ke orang tua siswa.

"Anak bisa difoto lalu dikirim ke pihak sekolah dan ditanyakan anak kelas berapa dan namanya siapa. Pasti wali kelas kan tahu," kata Sukiman.

"Sekarang kan ada kewajiban wali kelas punya narahubung orang tua atau perwakilan siswa. Maka ketika anak melakukan perilaku menyimpang saat di luar jangkauan, orang tua tahu dan bisa mengambil sikap. Tapi ingat, tidak dengan jalan kekerasan," pungkasnya.


Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:59

    Enam Tahanan Kabur Saat Dibawa Mobil Tahanan Kejari Pekanbaru Ke Pengadilan

     PEKANBARU- Enam tahanan kasus tindak pidana yang akan menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, melarikan diri (kabur) dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.K

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:49

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026

    PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tak hanya menjadi momentum strateg

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:45

    Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.Program tersebut men

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.