Senin, 04 Mei 2026

Pendidikan

Tantangan Guru Indonesia Mengajar di Negeri Paman Sam

Jumat, 20 Mei 2016 09:53
Iradhatie W/Okezone
Prof Syafaatun Almirzanah akan mengajar Islam di AS.

JAKARTA - Sebanyak 77 penerima beasiswa Fulbright baru-baru ini mengikuti Orientasi Pra Keberangkatan ke Amerika Serikat (AS) sebagai salah satu persiapan awal sebelum menempuh studi. Selain melanjutkan studi master dan doktor, beberapa di antaranya juga melakukan riset hingga mengajar di kampus-kampus AS.

Salah satu pengajar yang akan berangkat adalah Prof Syafaatun Almirzanah, Ph D, D MIN. Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta tersebut selama satu tahun ke depan akan mengajar kajian Agama Islam di Eastern Mennonite University.

Dia menceritakan, akan mengajar kalangan mahasiswa S-1 hingga pascsarjana. Menurut Syafaatun, mengajar Islam di AS memiliki tantangan tersendiri. Pasalnya, agama Islam sering diidentikan dengan aksi terorisme sehingga membuat ketakutan di benak mereka.

"Tantangan besar adalah bagaimana memberikan pandangan mengenai Islam kepada mereka. Sebenarnya banyak pertanyaan yang mereka ajukan tentang Islam, dan sudah menjadi tugas bagi saya untuk menjelaskan bahwa Islam itu agama yang penuh dengan cinta," sebutnya ditemui di Hotel Shangrila, Jakarta, belum lama ini.

Sebelumnya, wanita yang lahir di Lamongan itu sudah pernah mengajar mengenai studi Islam di AS pada 2011 sampai 2012. Oleh karena itu, dia berharap kedatangannya kali ini bisa disambut dengan baik dan mendapatkan mahasiswa yang sudah mengenal Islam.

"Ya tetapi saya juga harus siap ketika nanti mengajar mahasiswa yang belum paham. Yang berat itu kan mengubah mindset, jadi menjelaskannya juga harus menyenangkan. Beberapa pertanyaan yang sering muncul itu, seperti kedudukan wanita dalam Islam, kemudian apakah harus takut dengan orang Islam, dan masih banyak lagi," tuturnya.

Guru Besar UIN Sunan Kalijaga itu menjelaskan, sudah menyiapkan metode tersendiri saat mengajar di AS nanti. Dia berpendapat, metode seminar adalah cara paling efektif bagi mahasiswa.

"Mereka akan saya minta membuat jurnal mingguan. Saya beri waktu satu minggu untuk mencari bahan, kemudian ketika bertemu di kelas mereka akan merefleksikan materi tersebut. Mereka lalu akan berdiskusi, dan di akhir saya akan memberikan arahan terhadap hal-hal yang belum terjawab," paparnya.

Strategi tersebut, lanjut Syafaatun cocok diterapkan lantaran mahasiswa di luar negeri punya kebiasaan baca yang tinggi. Sedangkan di Indonesia, cara tersebut efektif di kalangan mahasiswa pascasarjana, namun kurang di mahasiswa tingkat S-1.

"Kalau saya mengajar di Indonesia lebih mengutamakan tugas dibandingkan ujian. Ujiannya juga membuat paper. Menurut saya kemampuan seseorang terlihat ketika mereka mampu memaparkan dan mengeksplorasi suatu hal," tandasnya. (ira)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.