- Home
- Pendidikan
- Tujuh Invensi Anak Indonesia Berlaga di IEYI Taiwan
Tujuh Invensi Anak Indonesia Berlaga di IEYI Taiwan
Sabtu, 14 Nov 2015 08:49
JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kembali mengirimkan peneliti-peneliti muda ke ajang internasional. Kali ini, tujuh invensi dari sembilan peneliti muda akan berlaga di International Exhibition for Young Inventor (IEYI) di Taiwan.
Pada ajang yang dilaksanakan 15-25 November 2015 tersebut, peserta akan bersaing dengan ratusan peneliti remaja dari 10 negara Asia dan Afrika. Sedangkan para delegasi Indonesia akan berkompetisi di dua kategori, yakni invention for special needs dan green technology.
Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain, berpesan kepada para peserta supaya tidak usah tegang, namun tetap berusaha menampilkan yang terbaik. Menurutnya, ajang ini bisa dijadikan tempat untuk membangun jejaring, berkomunikasi, serta mengembangkan ide.
"Dalam menghadapi kompetisi, yang harus diperhatikan adalah dasar invensi untuk mengatasi masalah yang dihadapi orang. Jadi perlu dipikirkan, seberapa efektif dan berapa besar tingkat keberhasilan invensi tersebut," ujarnya.
Iskandar menambahkan, para peserta akan membawa nama Indonesia sehingga mereka diharapkan mau membuka diri untuk berkomunikasi dengan peserta lain. "Kalian harus menjadi agen yang menyebarkan informasi positif tentang Indonesia. Jangan menjadikan bahasa sebagai kendala berkomunikasi. Saya yakin kemampuan bahasa Inggris kalian sudah baik," sebutnya.
Delegasi Indonesia di IEYI 2015 merupakan pemenang National Young Inventor Awards (NYIA), kompetisi ilmiah remaja nasional, yang diselenggarakan LIPI pada 2014 dan 2015. Beberapa invensi yang dikompetisikan yaitu lensa kontak untuk penyandang buta warna, robot penyaring polusi udara, alat pemisah pasir dan timah, serta sabuk pembantu tunanetra.
"Peserta akan berangkat pada Minggu, 15 November pagi. Hari ini dan besok mereka masih menjalani workshop dan persiapan akhir, khususnya penyempurnaan poster," imbuh Kepala Biro Kerja Sama Hukum dan Humas LIPI, Nur Tri Aries.
Di samping berkompetisi, para delegasi akan turut memperkenalkan budaya dan permainan tradisional Indonesia dengan mengikuti ajang Folkgame and Traditional Toys Festival di Taiwan.
(okezone.com) Pendidikan
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye