Sabtu, 20 Jun 2026

Tujuh Peneliti Pangan RI Diganjar Penghargaan

Jumat, 06 Nov 2015 08:41
Dok. Okezone
Ilustrasi: beragam jenis sayur-mayur hasil pertanian.

JAKARTA - Tujuh peneliti Indonesia yang mengabdikan diri di bidang pangan diganjar penghargaan. Penelitian mereka penting untuk mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia.

Wakil Ketua Tim Pakar Indofood Riset Nugraha (IRN) Purwiyatno Hariyadi mengatakan, ketujuh peneliti ini adalah peneliti unggul yang tidak hanya mengabdi untuk kemajuan ilmu dan teknologi. Namun mampu mengaplikasikan hasil penelitiannya bagi masyarakat.

"Penelitian mereka memperkuat sistem ketahanan pangan nasional yang mandiri dan berdaulat," katanya pada Simposium Pangan Nasional 2015: Inovasi Ketahanan Pangan Mandiri dan Berdaulat dan Penghargaan kepada Peneliti bidang Pangan dan Gizi di Jakarta, belum lama ini.

Ketujuh peneliti itu ialah:

1. Slamet Budijanto (IPB), yang pada 2010 menciptakan beras analog fungsional dari sumber karbohidrat lokal khas Indonesia;

2. Ali Agus (UGM) yang menekuni penelitian teknologi pakan ternak. Saat ini Agus sedang meneliti diseminasi teknologi integrated farming, program integrasi kelapa sawit dan ternak sapi;

3. Hajrial Aswidinnoor (IPB), yang meneliti pemuliaan tanaman seperti padi dan telah menghasilkan padi varietas unggul;

4. Budi Santoso (Universitas Papua), yang berkontribusi pada peningkatan populasi sapi di wilayah Papua;

5. Lilis Nuraida (IPB) yang aktif meneliti bidang mikrobiologi pangan khususnya pre dan probiotik pangan;

6. Profesor Yusnita dari Unila meneliti manfaat sifat tanaman untuk budidaya tanaman dan penyediaan pangan;

7. Djoko Moerdono dari Universitas Kristen Satya Wacana salatiga yang berhasil menanam dan meluncurkan gandum varietas Dewata

Direktur Indofood Fransiscus Welirang menambahkan, riset merupakan instrumen penting untuk menghasilkan berbagai inovasi. Jika riset bidang pangan di Indonesia semakin banyak, ujarnya, maka kita akan mampu mencapai kondisi ketahanan pangan yang mandiri dan berdaulat.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.